Sisa Bonus Atlet Belum Dibayar, NPC Riau Khawatir Semangat Atlet Merosot

Jumat, 03 April 2026 | 17:31:14 WIB
Plt Ketua NPC Riau Indra Warman (kanan) berharap Pemprov Riau merealisasikan sisa bonus atlet Peparnas.

PEKANBARU, populisnews.com – Komitmen Pemerintah Provinsi Riau terhadap para atlet peraih medali Peparnas 2024 kembali dipertanyakan. Hingga kini, sisa bonus yang dijanjikan belum juga dibayarkan, memunculkan kekhawatiran akan menurunnya motivasi para atlet.

Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua National Paralympic Committee (NPC) Riau, Indra Warman, dalam jumpa pers usai kegiatan doa 40 hari almarhum Ketua NPC Riau sebelumnya, Jaya Kusuma, Jumat (3/4/2026) di Pekanbaru.

Indra mengungkapkan, hingga saat ini para atlet terus menanyakan kejelasan pembayaran bonus yang belum sepenuhnya direalisasikan oleh pemerintah daerah.

“Kita sangat berharap kepada Pemerintah Provinsi Riau untuk segera membayarkan sisa bonus. Para atlet terus mempertanyakan, karena bonus itu sangat mereka harapkan untuk dimanfaatkan,” ujarnya.

Seperti diketahui, pada tahun 2025 lalu Pemprov Riau baru mencairkan sekitar 45 persen dari total bonus yang dijanjikan, dengan alasan keterbatasan anggaran. Sementara sisanya dijanjikan akan diselesaikan pada tahun 2026.

Namun hingga kini, kejelasan realisasi sisa bonus tersebut belum juga terealisasi.

Indra mengaku khawatir kondisi ini akan berdampak langsung terhadap semangat para atlet, terlebih mereka saat ini tengah bersiap menghadapi agenda besar ke depan.

“Kita khawatir jangan sampai ini mempengaruhi semangat atlet. Apalagi tahun ini mereka sedang mempersiapkan diri untuk Asian Para Games di Jepang, serta persiapan menuju Peparnas mendatang,” tambahnya.

Senada dengan itu, Ketua NPC Rokan Hulu, Pius, juga menyampaikan keresahan yang sama. Ia mengaku kerap menerima pertanyaan dari para atlet di daerahnya yang turut menyumbang medali bagi Riau.

“Kami benar-benar berharap pemerintah segera mencairkan sisa bonus itu. Bagi atlet, bonus ini sangat berarti,” ungkapnya.

Di tengah persoalan tersebut, NPC Riau tetap berupaya menjaga kekompakan dan semangat kebersamaan. Sebelum jumpa pers digelar, keluarga besar NPC Riau mengadakan doa bersama 40 hari untuk almarhum Jaya Kusuma.

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi momen mengenang sosok pemimpin yang telah berpulang, tetapi juga ajang mempererat silaturahmi antar pengurus, atlet, dan pelatih.

Suasana doa bersama 40 hari almarhum Ketua NPC Riau Jaya Kusuma

Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa sepanjang acara. Momentum pasca-Idulfitri dimanfaatkan untuk memperkuat solidaritas sekaligus meneguhkan komitmen dalam memajukan olahraga difabel di Bumi Lancang Kuning.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan juga dirangkai dengan penyerahan santunan kepada anak yatim dan piatu dari keluarga besar NPC Riau.

Kehadiran para pengurus, atlet, pelatih, hingga keluarga besar NPC Riau semakin mempertegas bahwa di tengah berbagai tantangan, semangat persaudaraan tetap menjadi fondasi utama dalam perjalanan organisasi.(*)

 

Terkini