KCMI Riau Siap Bangun Peradaban dan Ekonomi Umat, Masrul Kasmy: Masjid tak Sekadar Tempat Ibadah

Sabtu, 16 Mei 2026 | 21:53:29 WIB
Ketua Umum KCMI DR H Rusli Effendy foto bersama dengan seluruh kepengurusan PW KCMI Riau dan PD KCMI Pekanbaru

Pekanbaru,populisnews.com – Ketua Pimpinan Pusat Komunitas Cinta Masjid Indonesia (KCMI), DR. H. Rusli Effendy S.PdI., SE., M.Si., resmi mengukuhkan kepengurusan Pimpinan Wilayah (PW) KCMI Provinsi Riau dan Pimpinan Daerah (PD) KCMI Kota Pekanbaru, Sabtu (16/5/2026).

Pengukuhan tersebut menjadi langkah awal memperluas gerakan memakmurkan masjid sekaligus menjadikan rumah ibadah sebagai pusat peradaban umat dan pemberdayaan masyarakat.

“Alhamdulillah, hari ini kita sudah membentuk kepengurusan PW KCMI Provinsi Riau yang dipimpin oleh Drs H Masrul Kasmy M.Si dan juga kepengurusan PD KCMI Kota Pekanbaru yang dipimpin oleh Drs Subli M.Si. Untuk daerah kabupaten lainnya yang sudah dalam proses akan segera kita kukuhkan,” ujar Rusli Effendy kepada awak media.

Ghirah Aksi 212

Rusli menjelaskan, Komunitas Cinta Masjid Indonesia merupakan gerakan dakwah pemuda muslim yang berfokus pada upaya memakmurkan masjid. Gerakan ini lahir dari semangat ukhuwah Islamiyah para alumni Aksi Bela Islam 212 di Jakarta pada tahun 2016 silam.

Menangkap kondisi dan hikmah situasi keummatan saat itu, Rusli Effendy yang menjabat selaku Sekretaris Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal, menggagas terbentuknya Komunitas Cinta Masjid Indonesia. Tujuan utamanya membangkitkan kembali Masjid yang jumlahnya hampir satu juta di seluruh Indonesia sebagai pusat peradaban.

Rusli mengatakan, momentum ini harus tetap dijaga agar tetap ada, terutama pada generasi muda agar menjadikan Masjid sebagai "Istana Allah" yang berfungsi sebagai pusat ta'lim, tarbiyah, dan ta'dib (peradaban).

"Untuk memperluas gerakan organisasi, kemudian dibentuk kepengurusan di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota,” jelasnya lagi.

Menurut Rusli, KCMI hadir bukan hanya untuk mengajak umat meramaikan masjid dalam kegiatan ibadah, tetapi juga menjadikan masjid sebagai pusat kegiatan sosial, pendidikan, hingga penguatan ekonomi umat.

Ketua PP KCMI dan Ketua PW KCMI Riau foto bersama

Pusat Peradaban dan Ekonomi

Sementara itu, Ketua PW KCMI Provinsi Riau, H Masrul Kasmy, menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan kepadanya untuk memimpin organisasi tersebut di Bumi Lancang Kuning.

Ia menegaskan, pihaknya akan segera bergerak membentuk kepengurusan di seluruh kabupaten/kota di Riau serta menjalankan program-program organisasi yang menyentuh generasi muda dan masyarakat luas.

“Sesuai dengan visinya, KCMI bertujuan menjembatani generasi muda agar lebih dekat dan cinta kepada masjid. Bagaimana menghidupkan syiar salat berjamaah, khususnya salat lima waktu,” ungkap mantan birokrat tersebut.

Tak hanya itu, KCMI juga berkomitmen mendorong pemberdayaan ekonomi berbasis masjid agar keberadaan rumah ibadah mampu memberikan manfaat lebih luas bagi jamaah dan masyarakat sekitar.

“Kita juga akan memberikan edukasi kepada pengurus masjid bagaimana mengembangkan ekonomi untuk kemaslahatan umat. Jadi selain membawa ketaatan kepada Allah SWT, masjid juga mampu membangun kekuatan ekonomi sehingga kemandirian umat dapat terwujud,” tambahnya.

Ketua dan Sekretaris PD KCMI Kota Pekanbaru 

Di tingkat kota, Ketua PD KCMI Kota Pekanbaru, Drs Subli, menegaskan komitmennya menjadikan KCMI sebagai wadah syiar dan gerakan memakmurkan masjid di Kota Bertuah.

“Sesungguhnya ini perintah Allah SWT, di mana sebagai muslim kita diperintah untuk mencintai dan memakmurkan masjid. Tidak hanya sebatas beribadah, tapi juga bagaimana jamaah di sekitar lingkungan masjid bisa ikut disejahterakan,” katanya.

Dalam waktu dekat, KCMI Kota Pekanbaru akan melakukan sosialisasi ke seluruh masjid di Pekanbaru, tidak hanya masjid paripurna, tetapi juga seluruh masjid yang ada di tengah masyarakat.

Subli menilai, masjid tidak boleh hanya megah dari sisi bangunan fisik semata, melainkan juga harus hidup dengan berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi umat.

“Masjid itu tidak hanya sebagai tempat sholat saja, tapi juga harus menjadi pusat peradaban. Tempat yang sejuk, terbuka, dan ramah bagi semua kalangan,” ujarnya.

Selain fokus pada dakwah dan pembinaan jamaah, KCMI juga akan menjalankan berbagai program sosial seperti santunan dhuafa hingga penyediaan alat kebersihan masjid.

Sejak berdiri, KCMI diketahui terus berkembang dan memperluas pengaruhnya ke berbagai daerah. Dengan pendekatan dakwah yang kekinian dan dekat dengan budaya populer, organisasi ini dinilai mampu menarik minat generasi muda untuk lebih dekat dengan masjid dan kegiatan keagamaan.(*)

Terkini