PEKANBARU, populisnews.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hang Tuah Pekanbaru (UHTP) Kelompok 4 Kulim menggelar edukasi gizi seimbang dan pencegahan penyakit cacingan bagi siswa SDN 44 Pekanbaru, Rabu (12/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00 hingga 10.30 WIB tersebut merupakan bagian dari program kerja KKN sekaligus bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kesadaran kesehatan anak sejak usia dini.

Ketua Kelompok 4 KKN UHTP, Alwi Supratman, mengatakan kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada siswa mengenai pentingnya pola makan sehat sekaligus upaya mencegah penyakit cacingan.
“Diharapkan edukasi ini dapat meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya pola makan sehat dan mencegah penyakit cacingan sejak dini,” ujar Alwi, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi UHTP.
Kegiatan tersebut mendapat pendampingan dari dosen pembimbing, Muhammadiyah. Menurutnya, edukasi kesehatan perlu diberikan sejak usia sekolah agar kebiasaan hidup sehat dapat terbentuk sejak dini.

“Melalui kegiatan ini diharapkan para siswa dapat memahami pentingnya konsumsi gizi seimbang serta menjaga kesehatan tubuh melalui pemberian obat cacing secara berkala,” katanya.
Dalam penyuluhan, mahasiswa menyampaikan sejumlah materi, mulai dari pengenalan makanan bergizi seimbang, pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan, hingga langkah-langkah pencegahan penyakit cacingan.
Agar materi lebih mudah diterima, mahasiswa menggunakan metode interaktif melalui pemaparan materi, permainan edukatif, dan sesi tanya jawab. Setelah penyuluhan, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian obat cacing kepada siswa sesuai anjuran kesehatan.
Antusiasme siswa terlihat sepanjang kegiatan. Mereka aktif mengikuti permainan, berdiskusi, serta menjawab berbagai pertanyaan yang diberikan mahasiswa.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UHTP Kelompok 4 Kulim berharap pengetahuan yang diberikan tidak berhenti sebatas penyuluhan, tetapi dapat diterapkan siswa dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, mereka diharapkan mampu membangun kebiasaan hidup sehat dan tumbuh menjadi generasi yang sehat sejak usia dini. (*)