Tagih Kewajiban Kemitraan 20 Persen PT Serikat Putra, 1.500 Warga Pelalawan Gelar Aksi Damai

Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:51:38 WIB
Aksi damai masyarakat tagih kewajiban kemitraan 20 lersen PT Serikat Putra, Senin (5/10/2026)

PELALAWAN (Populisnews) — Sekitar 1.500 warga dari 16 desa dan 1 kelurahan di Kecamatan Bandar Petalangan, Bunut, dan Kerumutan menggelar aksi penyampaian aspirasi secara damai pada Senin (5/10/2026).
Warga menuntut PT Serikat Putra segera merealisasikan kewajiban kemitraan perkebunan sebesar 20 persen dari luas lahan Hak Guna Usaha (HGU) serta menindaklanjuti kesepakatan tertulis yang tertunda sejak 12 November 2018.
?Merespons aksi massa di tiga titik kawasan operasional perusahaan, Pemerintah Kabupaten Pelalawan langsung menjadwalkan pertemuan mediasi antara perwakilan masyarakat, pemerintah daerah, dan manajemen PT Serikat Putra pada Selasa (6/10/2026) di Kantor Bupati Pelalawan. Mediasi diharapkan menjadi wadah penyelesaian transparansi status lahan dan realisasi tuntutan warga.
?Sekretaris Umum Forum Komunikasi Tuntut Kemitraan (FMTK), Nazzar Arnazh, menegaskan bahwa alokasi 20 persen lahan HGU untuk masyarakat sekitar merupakan amanat undang-undang yang wajib dipenuhi oleh perusahaan.
Ia menyebut pihak perusahaan telah mengabaikan kesepakatan 2018 yang seharusnya ditindaklanjuti dalam kurun 20 hari kerja pascapenandatanganan dokumen bersama FMTK, kepala desa, dan Dinas Perkebunan Pelalawan.
?Selain masalah kemitraan 20 persen, masyarakat juga menuntut kejelasan atas 43 titik lahan pemakaman yang ditanami kelapa sawit oleh perusahaan, indikasi garapan lahan di luar HGU, penanaman di Daerah Aliran Sungai (DAS), serta ganti rugi lahan warga yang belum dituntaskan.
?Koordinator Lapangan, Ade Ryan Saputra, menyatakan massa akan terus bertahan dan menggelar aksi dengan jumlah yang lebih besar jika pertemuan mediasi tidak memberikan kepastian hukum dan solusi konkret bagi masyarakat setempat.
?Aksi yang dipusatkan di Jalan Sialang Tombonsu (Desa Angkasa), Jalan Simpang Maliki (Desa Sialang Godang), dan Jalan Simpang Tahu (Desa Sialang Bungkuk) ini turut dihadiri oleh para tokoh adat, kepala desa, BPD, tokoh pemuda, hingga anggota DPRD Pelalawan.
?Pihak kepolisian mengawal ketat seluruh rangkaian kegiatan guna memastikan situasi tetap terkendali. Wakapolres Pelalawan, Kompol Asep Rahmad, mengonfirmasi bahwa penyampaian aspirasi berlangsung aman dan kondusif, serta mengimbau massa aksi untuk tetap menjaga ketertiban umum.***

Terkini