Peduli Nasib Tukang Becak, Bentor Jaya Pelalawan Dibantu Legalitas Gratis dan Subsidi BPJS

Rabu, 21 Oktober 2026 | 19:55:45 WIB

PANGKALAN KERINCI (Populisnews.com)– Kepedulian terhadap kesejahteraan para pekerja sektor informal terus diwujudkan melalui berbagai langkah nyata. Kali ini, Bentor Jaya Pelalawan mendapat dukungan dari dewan penasehat untuk memperkuat legalitas organisasi hingga membuka akses perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para pengemudi becak motor (bentor).

Komitmen tersebut dibahas dalam kegiatan silaturahmi puluhan pengurus dan anggota Bentor Jaya Pelalawan bersama dewan penasehat di bas kem Bentor Jaya, Simpang Kualo, Pangkalan Kerinci, Rabu (21/10/2026).

Pertemuan itu dihadiri Dewan Penasehat Dr. Ragil Ibnu Hajar, S.H., M.Kn., Erik Suhenra, S.I.Kom., dan Mahyudi, S.H., M.H. Turut hadir Ketua Bentor Jaya Pelalawan Randuk Hasibuan, Sekretaris Raba Julis, serta jajaran pengurus dan anggota.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Bentor Jaya Pelalawan, Randuk Hasibuan, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan dewan penasehat kepada para pengemudi bentor di Pangkalan Kerinci.

Ia mengatakan, kehadiran dewan penasehat bukan sekadar menjalin silaturahmi, tetapi juga menjadi ruang bagi para anggota untuk menyampaikan aspirasi, mendapatkan saran, serta mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi dalam menjalankan pekerjaan sehari-hari.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada dewan penasehat yang telah meluangkan waktu untuk datang dan bersilaturahmi dengan kami. Nasihat, saran, dan bantuan yang diberikan sangat berarti bagi kami para tukang becak,” ujar Randuk.

Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut adalah rencana pemberian bantuan legalitas organisasi Bentor Jaya Pelalawan berupa akta notaris secara gratis.

Randuk menyampaikan, bantuan yang akan diberikan oleh Dewan Penasehat Dr. Ragil Ibnu Hajar itu diharapkan dapat memperkuat kedudukan organisasi secara hukum, sehingga Bentor Jaya Pelalawan memiliki dasar yang lebih jelas dalam menjalankan kegiatan dan memperjuangkan kepentingan anggotanya.

Menurutnya, legalitas organisasi menjadi langkah penting agar Bentor Jaya Pelalawan dapat berkembang dan lebih mudah membangun kerja sama dengan berbagai pihak.

“Kami berharap legalitas berupa akta notaris yang diberikan secara gratis ini dapat kami manfaatkan sebaik-baiknya untuk kemajuan organisasi dan kepentingan seluruh anggota,” ungkapnya.

Selain legalitas, perhatian juga diberikan terhadap perlindungan keselamatan dan jaminan sosial para pengemudi bentor.

Dewan Penasehat Erik Suhenra menyampaikan rencana pemberian bantuan subsidi iuran BPJS Ketenagakerjaan selama tiga bulan bagi para pengemudi bentor yang menjadi penerima program tersebut.

Bantuan ini diharapkan dapat membuka akses perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para pekerja sektor informal yang setiap hari mengandalkan penghasilan dari jalanan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Dengan adanya perlindungan tersebut, para pengemudi diharapkan dapat menjalankan pekerjaan dengan lebih tenang karena memiliki akses terhadap perlindungan sesuai program dan ketentuan BPJS Ketenagakerjaan yang berlaku.

Randuk mengapresiasi rencana bantuan tersebut. Ia menilai kepedulian terhadap pekerja kecil sangat berarti, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih menjadi tantangan bagi sebagian masyarakat.

Randuk juga mengungkapkan bahwa kepedulian dewan penasehat kepada anggota Bentor Jaya Pelalawan telah diwujudkan melalui program Sahabat Jumat.

Program tersebut berupa bantuan paket beras yang disalurkan setiap Jumat untuk membantu meringankan kebutuhan pokok para pengemudi bentor.

Menurutnya, bantuan itu telah dirasakan manfaatnya oleh anggota, khususnya mereka yang harus berjuang memenuhi kebutuhan keluarga dari penghasilan harian.

“Alhamdulillah, program Sahabat Jumat sudah kami rasakan manfaatnya. Kami sangat berterima kasih karena di tengah kondisi ekonomi yang sulit, masih ada pihak yang peduli dan menjadi tempat kami mengadu,” tuturnya.

Ia berharap, perhatian dan pendampingan yang diberikan dapat terus berlanjut, sehingga Bentor Jaya Pelalawan semakin solid dan para anggotanya memperoleh dukungan yang dibutuhkan.

Kegiatan silaturahmi tersebut kemudian dilanjutkan dengan mendengarkan aspirasi para pengemudi bentor. Melalui dialog terbuka ini, berbagai masukan dan kebutuhan anggota diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan untuk menyusun langkah serta program pendampingan ke depan.

Pertemuan itu sekaligus menjadi momentum mempererat kebersamaan antara pengurus, anggota, dan dewan penasehat dalam mendorong organisasi yang lebih tertata serta memperhatikan kesejahteraan para pekerja sektor informal di Kabupaten Pelalawan.***

Terkini