Wali Murid Segel SDN 064/XI Koto Tuo, Desak Wali Kota Sungai Penuh Evaluasi Kepala Sekolah

Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:37:16 WIB

SUNGAIPENUH,Populisnews.com – Sejumlah wali murid SD Negeri 064/XI Koto Tuo, Kecamatan Tanah Kampung, Kota Sungai Penuh, menyegel pagar sekolah pada Rabu (28/10/2026). Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes terhadap kepemimpinan Kepala Sekolah Sulaiman yang dinilai belum menunjukkan kemajuan signifikan selama kurang lebih dua tahun menjabat.

Dalam aksi itu, para wali murid membentangkan spanduk di pagar sekolah bertuliskan, “Pindahkan Sulaiman dari SD 064/XI. Kami masyarakat menyegel sekolah ini.” Mereka mendesak Dinas Pendidikan dan Pemerintah Kota Sungai Penuh segera mengevaluasi kepemimpinan kepala sekolah tersebut.

Tak hanya menyegel pagar sekolah, sejumlah wali murid juga memutuskan untuk tidak mengizinkan anak-anak mereka mengikuti kegiatan belajar mengajar. Langkah itu menjadi bentuk protes sekaligus desakan agar persoalan yang mereka keluhkan segera mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.

Soroti Kondisi Sekolah dan Pengelolaan Guru

Para wali murid menilai kondisi sekolah belum mengalami perubahan berarti sesuai harapan mereka. Mereka menginginkan pembenahan menyeluruh, baik dalam pengelolaan sekolah maupun peningkatan kualitas lingkungan pendidikan, agar para siswa dapat belajar dengan lebih baik.

Selain persoalan perkembangan sekolah, wali murid juga menyoroti penerimaan guru honorer. Mereka menduga proses penerimaan tersebut lebih mengutamakan warga dari desa asal kepala sekolah dibandingkan warga setempat.

Keberatan tersebut disampaikan sebagai bagian dari aspirasi wali murid yang meminta Dinas Pendidikan melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap tata kelola sekolah. Namun, dugaan terkait penerimaan guru honorer tersebut masih memerlukan klarifikasi dari pihak sekolah maupun instansi terkait.

Kapolsek Fasilitasi Mediasi

Aksi penyegelan tidak berlangsung lama setelah Kapolsek Sitinjau Laut turun tangan memfasilitasi mediasi. Pertemuan tersebut melibatkan para wali murid, pihak sekolah, Kepala Desa Koto Tuo, serta Kepala Bidang Dinas Pendidikan untuk membahas persoalan dan mencari jalan keluar.

Salah seorang wali murid, Herlina Sibulian, menegaskan bahwa pihaknya menginginkan adanya langkah konkret dari pemerintah daerah, termasuk pergantian kepala sekolah.

“Kami meminta Kepala Dinas Pendidikan dan Bapak Wali Kota Sungai Penuh agar mengganti kepala sekolah yang sekarang dengan yang baru. Selama dua tahun ini, kami menilai belum ada kemajuan yang berarti di sekolah,” ujar Herlina.

Menurutnya, aspirasi mengenai pergantian kepala sekolah sebelumnya telah disampaikan kepada Dinas Pendidikan. Kini, para wali murid berharap pemerintah daerah segera memberikan tanggapan dan mengambil langkah sesuai hasil evaluasi.

Berharap Kegiatan Belajar Kembali Normal

Para wali murid berharap persoalan tersebut dapat segera diselesaikan agar kegiatan belajar mengajar kembali berjalan normal. Mereka juga meminta Dinas Pendidikan menindaklanjuti keluhan yang disampaikan dengan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi sekolah dan pengelolaannya.

Di sisi lain, klarifikasi dari pihak sekolah dan Dinas Pendidikan diperlukan agar persoalan ini dapat dilihat secara objektif serta menghasilkan solusi terbaik bagi para siswa.

Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan resmi dari Kepala Sekolah Sulaiman maupun Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh mengenai tuntutan wali murid tersebut.

Penyelesaian persoalan ini diharapkan tidak hanya menjawab tuntutan para wali murid, tetapi juga memastikan hak siswa untuk memperoleh pendidikan dan mengikuti kegiatan belajar mengajar tetap terpenuhi.

Terkini