Dimediasi Dinas Pendidikan, Kepala SDN 064 Koto Tuo Resmi Mengundurkan Diri

Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:37:40 WIB

SUNGAIPENUH,Populisnews.com – Polemik tuntutan wali murid SD Negeri 064/XI Desa Koto Tuo, Kecamatan Tanah Kampung, Kota Sungai Penuh, akhirnya menemui titik terang. Setelah dilakukan mediasi bersama Dinas Pendidikan, kepala sekolah yang menjadi sorotan wali murid menyatakan bersedia mengundurkan diri dan selanjutnya resmi mundur dari jabatannya.

Mediasi tersebut dipimpin oleh Kepala Bidang PTK Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh, Deri Napoleon, serta dihadiri Kepala Desa Koto Tuo, Kapolsek Sitinjau Laut, dan perwakilan wali murid.

Sebelumnya, sejumlah wali murid mendesak Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, untuk mengevaluasi dan mengganti kepala sekolah. Tuntutan tersebut disampaikan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi dan peningkatan mutu pendidikan di sekolah tersebut.

Menanggapi persoalan itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh, Bovi Handriyanto, menegaskan bahwa pihaknya menghargai aspirasi masyarakat dan berkomitmen menindaklanjutinya secara profesional, objektif, serta bertanggung jawab sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami menghargai kepedulian masyarakat terhadap peningkatan mutu pendidikan. Setiap aspirasi yang disampaikan akan kami terima, pelajari, dan tindak lanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Bovi.

Ia berharap, langkah selanjutnya dapat menjadi momentum untuk memperbaiki tata kelola sekolah serta meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan bagi para siswa.

Terkait kepemimpinan sekolah ke depan, Bovi juga berharap pelaksana tugas (Plt.) kepala sekolah yang nantinya ditunjuk mampu menjalankan tanggung jawab dengan baik, membangun koordinasi yang solid bersama guru dan tenaga kependidikan, serta menciptakan suasana belajar yang aman dan kondusif.

Dinas Pendidikan turut mengimbau agar para siswa kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar seperti biasa. Guru dan tenaga kependidikan juga diharapkan tetap menjalankan tugas secara optimal demi menjaga keberlangsungan proses pendidikan.

“Keberlangsungan pembelajaran dan pemenuhan hak siswa untuk memperoleh pendidikan harus menjadi prioritas bersama,” pungkasnya.

Dengan pengunduran diri kepala sekolah tersebut, diharapkan persoalan yang terjadi dapat diselesaikan secara baik dan tidak mengganggu aktivitas belajar mengajar. Seluruh pihak diharapkan mengedepankan kepentingan siswa serta bersama-sama menjaga kualitas pendidikan di SDN 064/XI Koto Tuo.

Terkini