<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Latest Posts</title><link>https://populisnews.com/</link><description>Latest posts of our site.</description><atom:link href="https://populisnews.com/rss" rel="self" type="application/rss+xml" /><item><title>Diduga Kangkangi UU dan Kewajiban, PT. THIP di Demo Ribuan Masyarakat</title><link>https://populisnews.com/detail/4008/diduga-kangkangi-uu-dan-kewajiban-pt-thip-di-demo-ribuan-masyarakat</link><description>&lt;p&gt;PELALAWAN (Populisnews) &#45; Ribuan masyarakat Desa Pulau Muda, Kecamatan Teluk Meranti Kabupaten Pelalawan, Riau menggelar aksi massa di Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT. Tabung Haji Indonesia Plantations (THIP). Pasalnya, massa menilai perusahan sama sekali tidak pernah memberi manfaat dan menyelahi aturan selama PT. THIP itu berdiri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;PT. THIP merupakan Grup dari PT. TH Plantations Berhad yang bergerak dibidang Pabrik Kelapa Sawit (PKS) dan Pemilik Modal Asing (PMA) asal negeri jiran Malaysia, itu dinilai sama sekali tidak memberi manfaat semenjak diberi Ijin Hak Guna Usaha (HGU) pada tahun 1998 lalu, seluas 83.873 hektar (Ha) diwilayah Kabupaten Pelalawan dan kabupaten Indragiri Hilir, yang sebelumnya diberi nama PT. Multi Gambut Industri (MGI).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ironisnya, sejak tahun 1998 masyarakat dari Desa Pulau Muda, yang masuk dalam areal HGU PT. THIP di Kabupaten Pelalawan, tidak pernah merasakan kewajiban seperti Corporate Sosial Responcibility (CSR), tenaga kerja lokal, beasiswa, pola kemitraan bagi hasil, dan kewajiban sesuai regulasi dan Undang Undang (UU) terkait korporasi lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Tidak pernah sama sekali kan bapak&#45;ibu. Coba buka data, apa saja yang pernah manfaat perushaan bapak ke masyarakat kami,&quot; kata Ali, koordinator aksi menegaskan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari PT. THIP berdiri tambahnya, masyarakat tidak pernah sama sekali merasakan manfaat kehadirannya di negeri Seiya Sekata. Masyarakat menilai Grup PT. TH Plantations Berhad, itu sudah banyak mengangkaki UU dan regulasi yang ada.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Hasil pengukuran sebelumnya lahan kelebihan HGU PT. THIP 637,93 Ha, agar dikembalikan ke masyarakat. Ditambah lagi kebun masyarakat yang sempat diukur bersama seluas 294 Ha yang teletak di area 2 PT.THIP. Sesuai UU kami minta kewajiban 20% lahan HGU PT.THIP wajib di kerjasama dengan pola kemitraan, sampai hari ini tak pernah direalisasikan. Belum lagi CSR, tenaga kerja lokal, sampai sekarang tak pernah dirasakan sepenuhnya oleh masyarakat kami,&quot; bebernya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam hal ini, gabungan masyarakat Desa Pulau Muda menuntut tegas sanksi dari Pemerintah Daerah (Pemda) Pelalawan atau GTRA, dan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH), agar investor PMA Malaysia tersebut bisa memberi manfaat kepada masyarakat&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kamana Pemerintah selama ini. Jika tidak diberi sanksi dan tuntutan kami sesuai UU dan Regulasi yang ada direalisasikan, jangan salahkan kami masyarakat merebut hak&#45;hak kami yang selamai ini terabaikan oleh PT. THIP PMA Asing ini,&quot; pungkasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, Pemdes Pulau Muda Andika, yang diminta hadir oleh masyarakat saat aksi, turut membenarkan bahwa beberapa kali pertemuan antara PT.THIP dan masyarakat belum mememukan titik terang. Pihaknya dari Pemdes sudah beberapa kali mengajukan ke Pemda Pelalawan melalui tim GTRA, terkait persoalan lahan HGU hang bermasalah tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Saat kita diminta hadir disana kita telah jelaskan ke PT. THIP dan masyarakat, bagaimana arahan dari pimpinan dalam hal ini tim GTRA. Tentu nantinya, kita kembali menyampaikan hasil tuntutan masyarakat ke Pemda Pelalawan. Kita dari Desa Pulau Muda selalu terbuka, apalagi untuk kepentingan umum,&quot; kata Kades Andika, Kamis 30 Juli 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pantauan dilapangan, selama aksi pada Rabu, 29 Juli 2026 kemarin berlansung, massa aksi sempat melakukan dorong mandorong antara petugas security dan maysarakat, namun berakhir kondusif dibantu pihak keamanan dari Kepolisian Sektor Teluk Meranti, Polres Pelalawan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, manajemen PT. THIP yang Aidil Fitri, saat dikonfirmasi media ini melalui telepon selulernya memilih bungkam, hingga artikel ini naik tayang.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://populisnews.com/assets/berita/original/39648619577-screenshot_2026-07-30-16-02-24-24_6012fa4d4ddec268fc5c7112cbb265e7.jpg"/><pubDate>Thu, 30 Jul 2026 20:15:13 +0700</pubDate><guid>https://populisnews.com/detail/4008/diduga-kangkangi-uu-dan-kewajiban-pt-thip-di-demo-ribuan-masyarakat</guid></item><item><title>PT Musim Mas Salurkan 480 Paket Sekolah Gratis untuk Anak SD di Pelalawan, Komnas PA Beri Apresiasi</title><link>https://populisnews.com/detail/4007/pt-musim-mas-salurkan-480-paket-sekolah-gratis-untuk-anak-sd-di-pelalawan-komnas-pa-beri-apresiasi</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;PELALAWAN &amp;nbsp;(Populisnews.com)– Komitmen PT Musim Mas dalam mendukung dunia pendidikan kembali dibuktikan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (GNOTA). Sebanyak 480 paket perlengkapan sekolah disalurkan kepada siswa&#45;siswi sekolah dasar di Kabupaten Pelalawan sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap masa depan generasi penerus bangsa.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai Senin (27/7/2026), menyasar 16 sekolah dasar yang berada di empat kecamatan, yakni Pangkalan Kuras, Pangkalan Lesung, Ukui, dan Bandar Petalangan. Program ini sekaligus menjadi dukungan nyata terhadap upaya Pemerintah Kabupaten Pelalawan di bawah kepemimpinan Bupati H. Zukri, S.M., M.M. dan Wakil Bupati H. Husni Thamrin, S.H., dalam meningkatkan akses pendidikan bagi anak&#45;anak, khususnya dari keluarga kurang mampu.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Adapun sekolah penerima bantuan GNOTA tahun 2026 meliputi SDN 009 Talau, SDN 010 Tanjung Beringin, SDN 002 Kesuma, SDN 020 Betung, SDN 007 Betung, SDN 019 Batang Kulim, SDN 017 Sorek Satu, SDN 018 Sorek Satu, SDN 024 Sorek Satu, SDN 001 Lubuk Terap, SDN 006 Pompa Air, SDN 002 Payo Atap, SDN 011 Dusun Tua, SDN 001 Pangkalan Lesung, SDN 009 Air Emas, dan SDN 016 Air Hitam.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Manager Humas PT Musim Mas, Malinton H. Purba, S.H., bersama tim. Sebanyak 480 paket perlengkapan sekolah yang berisi seragam, sepatu, tas, kaos kaki, buku tulis, pulpen, hingga pensil diserahkan kepada para siswa yang membutuhkan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Malinton Purba mengatakan, program GNOTA merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap anak&#45;anak yang memiliki semangat belajar tinggi namun terkendala kondisi ekonomi keluarga.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Program GNOTA merupakan salah satu bentuk kepedulian perusahaan terhadap pendidikan anak&#45;anak masyarakat kurang mampu dan berprestasi. Kami selalu berkoordinasi dengan pihak sekolah agar bantuan tepat sasaran. Semoga bantuan ini bermanfaat dan mampu memotivasi anak&#45;anak agar semakin semangat meraih cita&#45;citanya,&quot; ujar Malinton.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sementara itu, Ketua Komnas Perlindungan Anak Kabupaten Pelalawan, Erik Suhenra, S.I.Kom, memberikan apresiasi atas kepedulian PT Musim Mas yang dinilai telah membantu meringankan beban keluarga sekaligus memberikan harapan baru bagi anak&#45;anak untuk terus bersekolah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurut Erik, pendidikan merupakan hak dasar setiap anak yang harus dijaga bersama oleh pemerintah, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Kami mengapresiasi PT Musim Mas yang terus menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan melalui program GNOTA. Bantuan ini bukan hanya perlengkapan sekolah, tetapi juga menjadi penyemangat bagi anak&#45;anak agar tetap percaya diri dan terus mengejar cita&#45;citanya. Kami berharap semakin banyak perusahaan yang ikut berpartisipasi sehingga tidak ada lagi anak di Kabupaten Pelalawan yang putus sekolah hanya karena keterbatasan ekonomi,&quot; kata Erik.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia menambahkan, kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat merupakan langkah penting dalam menciptakan lingkungan yang ramah anak serta menjamin setiap anak memperoleh haknya untuk mendapatkan pendidikan yang layak.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Program GNOTA yang secara konsisten dijalankan PT Musim Mas diharapkan terus memberikan manfaat nyata bagi dunia pendidikan di Kabupaten Pelalawan dan menjadi inspirasi bagi perusahaan lain untuk bersama&#45;sama membangun generasi muda yang cerdas, berprestasi, dan siap menyongsong masa depan.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://populisnews.com/assets/berita/original/91483377627-img-20260730-wa0046.jpg"/><pubDate>Thu, 30 Jul 2026 19:41:44 +0700</pubDate><guid>https://populisnews.com/detail/4007/pt-musim-mas-salurkan-480-paket-sekolah-gratis-untuk-anak-sd-di-pelalawan-komnas-pa-beri-apresiasi</guid></item><item><title>Bangun Kemitraan Strategis, PJS Sambangi Kantor ASDP Merak</title><link>https://populisnews.com/detail/4006/bangun-kemitraan-strategis-pjs-sambangi-kantor-asdp-merak</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;MERAK,Populisnews.com&lt;/strong&gt; &#45; Dalam upaya memperkuat kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan, Pro Jurnalismedia Siber (PJS) melakukan kunjungan silaturahmi ke kantor PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak, Provinsi Banten, Kamis (30/7/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rencana ini digagas oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PJS dengan menghadirkan Ketua Umum DPP PJS, Mahmud Marhaba, didampingi Ketua DPP Divisi Humas Muh Yasir, Ketua DPP PJS Pemberdayaan Perempuan, Wina Alfianti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain mempererat hubungan kelembagaan, rombongan PJS juga menyerahkan sertifikat penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas dukungan ASDP terhadap pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) III PJS beberapa waktu lalu.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://populisnews.com/gambar/images/img_6a6b330458b3a.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;&lt;i&gt;Kabag Humas ASDP Dheo Pepi Arpinkri (batik) saat menyambut kedatangan pengurus PJS, Kamis (30/7/2026).&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam sambutannya, Mahmud Marhaba menegaskan bahwa PJS memiliki tanggung jawab moral untuk terus melahirkan wartawan yang kompeten, berintegritas, dan profesional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, cita&#45;cita tersebut tidak akan terwujud tanpa dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak, termasuk ASDP.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kunjungan ini merupakan bentuk silaturahmi sekaligus penyerahan sertifikat penghargaan atas dukungan ASDP pada Munas PJS. Kami berharap hubungan baik dan kerja sama yang telah terjalin selama ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan,&quot; ujar Mahmud.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menambahkan, dukungan yang diberikan ASDP menjadi catatan penting bagi perjalanan organisasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karena itu, PJS berkomitmen untuk terus menjaga komunikasi dan sinergi yang telah terbangun.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Bagi PJS, dukungan ASDP merupakan kenangan yang sangat berharga. Pejabat boleh datang dan berganti, tetapi kami berharap harmonisasi antara ASDP dan insan pers tetap terpelihara dengan baik,&quot; tambahnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Kepala Bagian Humas ASDP Cabang Merak, Dheo Pepi Arpinkri , menyambut hangat kunjungan rombongan PJS.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia mengapresiasi perhatian PJS dalam membangun hubungan kemitraan dengan berbagai institusi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Dheo, ASDP memiliki komitmen untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, termasuk insan pers, sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pertemuan yang berlangsung dalam suasana akrab tersebut diharapkan semakin memperkuat sinergi antara PJS dan ASDP, sehingga dapat bersama&#45;sama memberikan kontribusi positif bagi masyarakat melalui penyebaran informasi yang akurat, edukatif, dan bertanggung jawab.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;DPD PJS Banten dipimpin langsung oleh Ketua DPD, Timan, Sekretaris DPD, Tri Budi, Bendahara DPD, Lutfiah serta Ketua Divisi Organisasi Sherly Kikky.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Turut hadir Pengurus DPC Kota Cilegon Dede dan Pengurus DPC PJS Pandeglang kang Yayan dan kang Ali Hamzah.(*)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://populisnews.com/assets/berita/original/83131467858-screenshot_2026-07-30-18-15-02-74_6012fa4d4ddec268fc5c7112cbb265e7.jpg"/><pubDate>Thu, 30 Jul 2026 18:22:24 +0700</pubDate><guid>https://populisnews.com/detail/4006/bangun-kemitraan-strategis-pjs-sambangi-kantor-asdp-merak</guid></item><item><title>Rumah Nyak Ubit Perlahan Bangkit, Satgas TMMD ke 129 Wujudkan Hunian Layak untuk warga Kurang Mampu</title><link>https://populisnews.com/detail/4005/rumah-nyak-ubit-perlahan-bangkit-satgas-tmmd-ke-129-wujudkan-hunian-layak-untuk-warga-kurang-mampu</link><description>&lt;p&gt;Pidie – Harapan Ibu Nyak Ubit untuk memiliki rumah yang layak huni semakin nyata. Personel Satgas TMMD ke&#45;129 Kodim 0102/Pidie terus menggenjot rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di lokasi sasaran fisik 1, milik Ibu Nyak Ubit, warga kurang mampu di Desa Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie. Hingga Kamis (30/07/2026), progres pengerjaan telah mencapai 43 persen.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Koordinator Lapangan TMMD, Lettu Inf Samsul Bahri, menjelaskan bahwa saat ini pekerjaan telah memasuki tahap plester dinding dan pemasangan lisplang, yang menjadi bagian penting dalam penyelesaian konstruksi rumah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Alhamdulillah, progres pembangunan rumah Ibu Nyak Ubit terus berjalan sesuai rencana dan saat ini telah mencapai 43 persen. Kami optimistis seluruh pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu berkat semangat gotong royong personel Satgas TMMD bersama masyarakat,&quot; ujar Lettu Inf Samsul Bahri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bagi Ibu Nyak Ubit, pembangunan rumah ini bukan sekadar perbaikan bangunan, tetapi juga membawa harapan baru bagi kehidupan keluarganya. Rumah yang sebelumnya kurang layak huni kini perlahan berubah menjadi tempat tinggal yang lebih aman, sehat, dan nyaman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan penuh rasa syukur, Ibu Nyak Ubit menyampaikan terima kasih kepada TNI melalui program TMMD ke&#45;129 Kodim 0102/Pidie yang telah memberikan perhatian kepada masyarakat kurang mampu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Semoga Allah membalas semua kebaikan bapak&#45;bapak TNI. Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Kini kami memiliki harapan untuk tinggal di rumah yang lebih layak dan nyaman bersama keluarga,&quot; ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Program TMMD ke&#45;129 Kodim 0102/Pidie terus membuktikan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tidak hanya membangun infrastruktur desa, tetapi juga menghadirkan harapan dan kehidupan yang lebih baik bagi warga yang membutuhkan.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://populisnews.com/assets/berita/original/62967530465-img-20260730-wa0160.jpg"/><pubDate>Thu, 30 Jul 2026 16:03:01 +0700</pubDate><guid>https://populisnews.com/detail/4005/rumah-nyak-ubit-perlahan-bangkit-satgas-tmmd-ke-129-wujudkan-hunian-layak-untuk-warga-kurang-mampu</guid></item><item><title>Lanjutkan Pembangunan Jalan Lintas Bono, Pemkab Dorong Partisipasi Perusahaan</title><link>https://populisnews.com/detail/4004/lanjutkan-pembangunan-jalan-lintas-bono-pemkab-dorong-partisipasi-perusahaan</link><description>&lt;p&gt;PELALAWAN (Populisnews) &#45; Ditengah pengetatan fiskal dengan kondisi keuangan terbatas saat ini, namun Pemkab Pelalawan tetap berupaya menyelesaikan berbagai persoalan infrastruktur yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Salah satu yang masih menjadi konsen Pemkab Pelalawan saat ini adalah penyelesaian jalan lintas Bono yang menjadi aspirasi masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Plt. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pelalawan, Tengku Muhammad Syukron S.Sos ME menyebutkan jalan lintas Bono yang memiliki panjang 220an km, sebagian besar dari panjang tersebut berada di Kabupaten Pelalawan dengan 189 km terus di komunikasi kan dengan Pemerintah Provinsi Riau agar pembangunan jalan tersebut dapat dilanjutkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Pembangunan jalan lintas Bono kan masuk dalam kewenangan Pemerintah Provinsi, tetapi kita terus melakukan komunikasi akan Pemprov dapatelanjutkannnya,&quot; ungkap Syukron&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Masih menurutnya, ruas jalan sepekik ke Sokoi dan ruas Teluk Meranti ke Pulau Muda membutuh penanganan serius karena kondisi jalan sangat memperihatinkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Karena ruas jalan ini sangat urgen, makasih kita mengharapkan dukungan dari DINAS PUPR Provinsi Riau,&quot;imbuhnya&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemerintah daerah dalam hal ini Bappeda Pelalawan terus melakukan komunikasi dan koordinasi dengan Pemprov untuk mempercepat penanganan jalan ruas ruas jalan lintas Bono tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Karena itu jalan provinsi ya kita harus terus mengkomunikasikan dengan Pemprov,&quot;bebernya&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain dukungan pemerintah provinsi, Syukron menyebutkan bahwa instansi yang dipimpin nya itu juga mendapat perintah langsung dari Bupati Pelalawan H Zukri SM MM untuk mendorong partisipasi perusahaan dalam menggesa penyelesaian pembangunan jalan lintas Bono.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Perintah pak bupati, kita dorong partisipasi perusahaan. Kita sudah mulai di lapangan, ada ruas ruas jalan yang pembangunan nya dari partisipasi pihak perusahaan,&quot;katanya&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mengingat kondisi keuangan yang terbatas saat ini, Syukron mengatakan dengan duduk bersama antara Pemerintah Provinsi, Pemkab dan perusahaan, pengerjaan jalan lintas Bono dapat menjadi prioritas untuk diselesaikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Dengan kita saling berkoordinasi, pengerjaan ini bis asesuai aturan, tidak yng dilanggar, dan masyarakat dapat menikmati hasil pembangunan,&quot;pungkasnya***&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://populisnews.com/assets/berita/original/84115000476-img20260730090357.jpg"/><pubDate>Thu, 30 Jul 2026 14:22:51 +0700</pubDate><guid>https://populisnews.com/detail/4004/lanjutkan-pembangunan-jalan-lintas-bono-pemkab-dorong-partisipasi-perusahaan</guid></item><item><title>Gotong Royong Tak Kenal Terik, Satgas TMMD Kodim 0102/Pidie Kebut Pembangunan Box Culvert Jalan Pertanian</title><link>https://populisnews.com/detail/4003/gotong-royong-tak-kenal-terik-satgas-tmmd-kodim-0102pidie-kebut-pembangunan-box-culvert-jalan-pertanian</link><description>&lt;p&gt;Pidie – Semangat gotong royong antara Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke&#45;129 Kodim 0102/Pidie dan masyarakat terus menjadi kekuatan utama dalam mempercepat pembangunan infrastruktur desa. Salah satu yang tengah dikebut adalah pembangunan box culvert pada jalan penghubung akses pertanian di Desa Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Kamis (30/07/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pembangunan box culvert tersebut merupakan bagian dari sasaran fisik TMMD ke&#45;129 Kodim 0102/Pidie yang bertujuan meningkatkan kualitas jalan pertanian agar lebih kuat, aman, dan mampu menunjang aktivitas masyarakat, khususnya para petani dalam mengangkut hasil panen.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di lokasi pekerjaan, personel Satgas TMMD bersama warga tampak bahu&#45;membahu melaksanakan pengecoran pondasi box culvert. Meski harus berjibaku di bawah terik matahari, semangat kebersamaan dan kekompakan tetap terpancar dari setiap proses pengerjaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Koordinator Lapangan TMMD ke&#45;129 Kodim 0102/Pidie, Lettu Inf Samsul Bahri, menjelaskan bahwa seluruh pekerjaan fisik terus dipacu agar dapat selesai sesuai target tanpa mengabaikan kualitas konstruksi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Setiap tahapan pekerjaan kami laksanakan sesuai standar teknis. Dukungan dan partisipasi masyarakat menjadi energi besar bagi Satgas TMMD sehingga pembangunan dapat berjalan lebih cepat dan hasilnya benar&#45;benar bermanfaat bagi warga,&quot; jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia berharap pembangunan box culvert ini dapat memperlancar sistem drainase sekaligus meningkatkan ketahanan jalan pertanian, sehingga akses masyarakat menuju lahan perkebunan dan persawahan menjadi lebih mudah serta mampu mendorong peningkatan produktivitas sektor pertanian di Desa Lhok Panah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Munawar, salah seorang petani yang turut membantu pengerjaan, mengaku bersyukur atas pembangunan yang dilaksanakan melalui program TMMD.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami sangat senang bisa bekerja bersama bapak&#45;bapak TNI. Jalan ini sangat penting bagi kami untuk membawa hasil panen. Semoga pembangunannya cepat selesai sehingga aktivitas kami menjadi lebih mudah dan lancar,&quot; ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui semangat gotong royong yang terus terjaga, Satgas TMMD ke&#45;129 Kodim 0102/Pidie optimistis seluruh sasaran fisik akan selesai tepat waktu, menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://populisnews.com/assets/berita/original/85878221264-img-20260730-wa0092.jpg"/><pubDate>Thu, 30 Jul 2026 13:34:19 +0700</pubDate><guid>https://populisnews.com/detail/4003/gotong-royong-tak-kenal-terik-satgas-tmmd-kodim-0102pidie-kebut-pembangunan-box-culvert-jalan-pertanian</guid></item><item><title>Satgas TMMD Kodim 0102/Pidie Kebut Pembangunan 5 Unit MCK, Hadirkan Sanitasi Layak bagi Warga Desa Lhok Panah dan Blang Cot</title><link>https://populisnews.com/detail/4002/satgas-tmmd-kodim-0102pidie-kebut-pembangunan-5-unit-mck-hadirkan-sanitasi-layak-bagi-warga-desa-lhok-panah-dan-blang-cot</link><description>&lt;p&gt;Pidie, (Mataandalas) – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke&#45;129 Kodim 0102/Pidie terus menggenjot pembangunan lima unit Mandi, Cuci, Kakus (MCK) sebagai salah satu sasaran fisik program TMMD. Memasuki hari ke 16 proges telah mencapai tahap pengecoran tiang konstruksi bangunan dan penggalian septic tank, pengerjaan dilakukan secara gotong royong dengan masyarakat setempat, di Desa Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Kamis (30/07/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD ke&#45;129 Kodim 0102/Pidie, Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., menegaskan bahwa pembangunan sumur bor dan MCK merupakan bagian dari komitmen TNI dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan akses air bersih dan fasilitas sanitasi yang sehat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Keberadaan MCK yang layak akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Selain memenuhi kebutuhan sanitasi sehari&#45;hari, fasilitas ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran hidup bersih dan sehat sehingga kualitas kesehatan masyarakat semakin baik,&quot; ujar Dansatgas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menjelaskan, lima unit MCK yang dibangun tersebar di sejumlah lokasi strategis agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat luas, yakni di Komplek Dayah Balul Ula&#45;Al Munawarah Desa Lhok Panah, Balai Pengajian Muslimah Komplek Musala Desa Lhok Panah, Komplek Dayah Istiqamatuddin Babul Ma&apos;rif Darul Mukhlisin Desa Blang Cot, Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Blang Cot, serta Komplek Masjid Desa Blang Cot.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dansatgas berharap seluruh pembangunan tersebut dapat selesai tepat waktu sehingga segera dimanfaatkan masyarakat. Menurutnya, TMMD tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga menghadirkan harapan baru melalui fasilitas yang benar&#45;benar dibutuhkan warga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami berharap fasilitas ini nantinya dapat dipelihara dan dimanfaatkan dengan sebaik&#45;baiknya. Apa yang dibangun melalui TMMD merupakan wujud kepedulian TNI bersama pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa,&quot; ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., juga memberikan motivasi kepada personel Satgas TMMD yang terus bekerja tanpa mengenal lelah bersama warga. Ia mengapresiasi semangat gotong royong yang menjadi kunci percepatan pembangunan di seluruh sasaran fisik TMMD.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat, seluruh sasaran fisik TMMD ke&#45;129 Kodim 0102/Pidie diyakini akan rampung sesuai standar kualitas dan target waktu yang telah ditetapkan, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Pidie.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://populisnews.com/assets/berita/original/44220007339-img-20260730-wa0085.jpg"/><pubDate>Thu, 30 Jul 2026 13:19:31 +0700</pubDate><guid>https://populisnews.com/detail/4002/satgas-tmmd-kodim-0102pidie-kebut-pembangunan-5-unit-mck-hadirkan-sanitasi-layak-bagi-warga-desa-lhok-panah-dan-blang-cot</guid></item><item><title>Instalasi Pipa Selesai 100 Persen, Fasilitas Sumur Bor TMMD Ke&#45;129 Kodim 0313/KPR Masuki Tahap Finis</title><link>https://populisnews.com/detail/4001/instalasi-pipa-selesai-100-persen-fasilitas-sumur-bor-tmmd-ke129-kodim-0313kpr-masuki-tahap-finis</link><description>&lt;p&gt;?PELALAWAN (Populisnews)– Pembangunan sarana air bersih yang menjadi salah satu sasaran fisik prioritas program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke&#45;129 Tahun 2026 Kodim 0313/KPR kini kian mendekati tahap akhir. Pada Kamis (30/07/2026), personel Satgas TMMD di lokasi sasaran sumur bor Desa Pangkalan Terap, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, resmi menuntaskan pemasangan jaringan pipa dan menggeber pengerjaan pengecatan tiang penyangga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;?Selesainya tahapan instalasi perpipaan ini menandai bahwa aliran air bersih kini siap didistribusikan secara optimal untuk memenuhi kebutuhan harian masyarakat setempat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;?Tahap Penyelesaian Akhir (Finishing) dan Estetika Structure&lt;/p&gt;&lt;p&gt;?Pengeringan dan pengujian instalasi pipa penyalur air bersih telah tuntas dikerjakan tanpa kendala teknis. Fokus pengerjaan prajurit TNI bersama warga di lapangan hari ini beralih pada tahap finishing, yaitu pengecatan kerangka tiang penopang dan bak penampungan air.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;?Pengecatan ini dilakukan selain untuk memberikan nilai estetika agar fasilitas terlihat rapi dan bersih, juga berfungsi sebagai pelapis anti&#45;karat (coat anti&#45;korosi) guna menjaga ketahanan rangka tiang dari paparan cuaca ekstrem.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapten Arh Budiman selaku ?Pasiter Satgas TMMD Ke&#45;129 Kodim 0313/KPR,Menyampaikan bahwa seluruh tahapan pengerjaan sumur bor dikerjakan secara cermat demi kemanfaatan jangka panjang warga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;?&quot;Alhamdulillah, pengerjaan pemasangan jaringan pipa air bersih di sasaran sumur bor sudah selesai seratus persen. Hari ini anggota Satgas fokus melakukan pengecatan tiang dan penataan area sekitar agar fasilitas ini tidak hanya berfungsi baik, tapi juga rapi dan tahan lama. Kita ingin saat diserahterimakan nanti, fasilitas sumur bor ini benar&#45;benar siap pakai dan langsung menghadirkan manfaat air bersih yang melimpah bagi seluruh warga Pangkalan Terap,&quot; Ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;?Kerja sama yang solid antara Satgas TMMD Ke&#45;129 dan warga lokal membuat pengerjaan paska&#45;pengeboran ini berjalan dengan sangat cepat dan lancar. Hingga laporan ini diturunkan, seluruh Rangkaian kegiatan di lokasi sasaran sumur bor berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://populisnews.com/assets/berita/original/51016422261-img-20260730-wa0046.jpg"/><pubDate>Thu, 30 Jul 2026 12:17:22 +0700</pubDate><guid>https://populisnews.com/detail/4001/instalasi-pipa-selesai-100-persen-fasilitas-sumur-bor-tmmd-ke129-kodim-0313kpr-masuki-tahap-finis</guid></item><item><title>Perkuat Swasembada Pangan, Satgas TMMD Ke&#45;129 Kodim 0313/KPR Tanam Padi di Kuala Panduk</title><link>https://populisnews.com/detail/4000/perkuat-swasembada-pangan-satgas-tmmd-ke129-kodim-0313kpr-tanam-padi-di-kuala-panduk</link><description>&lt;p&gt;?PELALAWAN (Populisnews) – Komitmen Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke&#45;129 Tahun 2026 Kodim 0313/KPR tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur dan fasilitas umum semata. Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, personel Satgas TMMD Ke&#45;129 menyingsingkan lengan baju turun langsung ke areal persawahan untuk menanam bibit padi bersama kelompok tani di Desa Kuala Panduk, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Riau, Kamis (30/07/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;?Aksi tanam padi bersama ini merupakan sasaran tambahan sektor ketahanan pangan TMMD Ke&#45;129 guna mengoptimalkan potensi lahan pertanian setempat sekaligus meningkatkan produktivitas hasil panen warga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;?Sejak pagi hari, para prajurit TNI bersama para petani Desa Kuala Panduk bahu&#45;membahu menanam bibit padi unggul di atas lahan persawahan desa. Kehadiran personel Satgas TMMD di tengah bentangan lumpur persawahan tidak hanya mempercepat proses penanaman, tetapi juga memberikan motivasi dan semangat baru bagi masyarakat petani lokal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;?Pendampingan sektor pertanian ini dirancang secara berkesinambungan, mulai dari penyiapan lahan, penanaman bibit, hingga nantinya koordinasi perawatan tanaman guna memastikan capaian panen yang maksimal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;?Dandim 0313/Kpr sebagai Dansatgas TMMD Ke&#45;129 Kodim 0313/KPR, disampaikan bahwa program ketahanan pangan ini adalah bagian integral dari upaya TNI dalam menjaga stabilitas pasokan pangan masyarakat di tingkat desa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;?&quot;Ketahanan pangan adalah benteng pertahanan bangsa. Melalui momen TMMD ke&#45;129 ini, kita ingin memastikan bahwa masyarakat Desa Kuala Panduk memiliki kedaulatan dan kemandirian pangan yang kuat. TNI hadir tidak hanya membangun jalan atau fasilitas fisik, tetapi juga ikut turun ke sawah menanam padi bersama petani. Kita berharap bibit yang kita tanam hari ini tumbuh subur, menghasilkan panen yang melimpah, dan langsung mendongkrak kesejahteraan ekonomi warga,&quot; tegas Dandim&lt;/p&gt;&lt;p&gt;?Masyarakat dan kelompok tani Desa Kuala Panduk menyambut antusias kehadiran prajurit TNI yang tanpa ragu berbaur di tengah persawahan. Suasana keakraban dan kekeluargaan tampak jelas menyelimuti seluruh proses penanaman bibit padi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;?Rangkaian kegiatan penanaman padi dalam rangka ketahanan pangan TMMD Ke&#45;129 Kodim 0313/KPR di Desa Kuala Panduk ini berlangsung dengan lancar, tertib, dan aman.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://populisnews.com/assets/berita/original/12966336685-img-20260730-wa0024.jpg"/><pubDate>Thu, 30 Jul 2026 10:39:25 +0700</pubDate><guid>https://populisnews.com/detail/4000/perkuat-swasembada-pangan-satgas-tmmd-ke129-kodim-0313kpr-tanam-padi-di-kuala-panduk</guid></item><item><title>Tak Sekadar Menanam, Satgas TMMD ke&#45;129 Kodim 0102/Pidie Rawat Harapan Petani di Tengah Teriknya Cuaca</title><link>https://populisnews.com/detail/3999/tak-sekadar-menanam-satgas-tmmd-ke129-kodim-0102pidie-rawat-harapan-petani-di-tengah-teriknya-cuaca</link><description>&lt;p&gt;Pidie – Bagi Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke&#45;129 Kodim 0102/Pidie, ketahanan pangan bukan sekadar tentang menanam dan menunggu musim panen. Di balik setiap bibit yang ditanam, ada harapan masyarakat yang harus dijaga. Karena itu, ketika cuaca panas menyengat dan mulai mengancam tanaman jagung yang baru tumbuh, Satgas TMMD bergerak cepat memastikan tanaman tetap hidup dan berkembang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bertempat di lahan ketahanan pangan TMMD di Desa Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Rabu (29/07/2026), personel Satgas TMMD ke&#45;129 Kodim 0102/Pidie memanfaatkan water tank TNI AD untuk melakukan penyiraman tanaman jagung yang baru ditanam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Teriknya cuaca dalam beberapa hari terakhir membuat tanaman jagung yang masih berada pada fase awal pertumbuhan membutuhkan perhatian lebih. Kekurangan air dapat menghambat pertumbuhan bahkan mengancam keberlangsungan tanaman. Kondisi inilah yang mendorong Satgas TMMD tidak tinggal diam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Koordinator Lapangan Satgas TMMD ke&#45;129 Kodim 0102/Pidie, Lettu Inf Samsul Bahri, mengatakan penyiraman dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan tanaman jagung yang menjadi bagian dari program ketahanan pangan di lokasi TMMD.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Cuaca panas dalam beberapa hari terakhir cukup berpengaruh terhadap tanaman jagung yang baru tumbuh. Karena itu, kami melakukan penyiraman secara rutin agar tanaman mendapatkan asupan air yang cukup, sehingga pertumbuhannya tidak terganggu dan dapat berkembang dengan baik,&quot; ujar Lettu Inf Samsul Bahri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Air yang digunakan untuk penyiraman diambil dari saluran irigasi di sekitar lokasi. Selanjutnya, air tersebut diangkut menggunakan water tank TNI AD menuju lahan ketahanan pangan sebelum disemprotkan ke tanaman jagung oleh personel Satgas TMMD.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Aktivitas sederhana itu menjadi gambaran nyata bahwa tugas Satgas TMMD tidak berhenti ketika bibit selesai ditanam. TNI hadir sejak proses membuka dan mengolah lahan, menanam, hingga merawat tanaman agar dapat memberikan hasil yang diharapkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di bawah teriknya matahari, personel Satgas TMMD bahu&#45;membahu memastikan setiap tanaman mendapatkan air yang cukup. Bagi mereka, menjaga tanaman tetap tumbuh berarti menjaga harapan masyarakat agar kelak dapat menikmati hasil dari lahan yang dikelola bersama.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Program ketahanan pangan yang digagas melalui TMMD ke&#45;129 ini menjadi bagian dari upaya TNI dalam membantu pemerintah daerah memperkuat ketahanan pangan dari tingkat desa. Pemanfaatan lahan produktif diharapkan mampu memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat sekaligus mendorong semangat bercocok tanam dan kemandirian pangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lebih dari sekadar kegiatan pertanian, lahan ketahanan pangan tersebut menjadi ruang tumbuhnya kebersamaan antara TNI dan masyarakat. Di tempat itu, semangat gotong royong kembali dihidupkan, sementara lahan yang sebelumnya belum termanfaatkan secara maksimal kini diarahkan menjadi sumber pangan yang diharapkan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui TMMD, TNI menunjukkan bahwa membangun desa bukan hanya tentang membangun jalan, jembatan, maupun fasilitas fisik lainnya. Membangun desa juga berarti merawat harapan, menjaga ketahanan pangan, dan memastikan setiap upaya yang dilakukan bersama dapat memberikan manfaat nyata bagi kehidupan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari Desa Lhok Panah, Satgas TMMD ke&#45;129 Kodim 0102/Pidie terus menanam dan merawat harapan. Sebab, setiap tetes air yang disiramkan hari ini bukan sekadar untuk menghidupkan tanaman jagung, tetapi juga menjadi bagian dari ikhtiar menumbuhkan masa depan masyarakat yang lebih mandiri dan sejahtera.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://populisnews.com/assets/berita/original/3662938549-img-20260729-wa0195.jpg"/><pubDate>Wed, 29 Jul 2026 16:20:12 +0700</pubDate><guid>https://populisnews.com/detail/3999/tak-sekadar-menanam-satgas-tmmd-ke129-kodim-0102pidie-rawat-harapan-petani-di-tengah-teriknya-cuaca</guid></item><item><title>Pantang Menyerah Hadapi Medan Berbatu, Satgas TMMD 129 Kodim 0102/Pidie Kejar Pembangunan Sumur Bor</title><link>https://populisnews.com/detail/3998/pantang-menyerah-hadapi-medan-berbatu-satgas-tmmd-129-kodim-0102pidie-kejar-pembangunan-sumur-bor</link><description>&lt;p&gt;Pidie – Tak mengenal kata menyerah, Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke&#45;129 Kodim 0102/Pidie bersama masyarakat terus berupaya menyelesaikan pembangunan sumur bor di komplek Dayah Balul Ula Al&#45;Munawar, Desa Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Rabu (29/07/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan penuh semangat, personel Satgas TMMD bersama masyarakat bahu&#45;membahu melaksanakan proses pengeboran sumur. Pekerjaan tersebut tidak selalu berjalan mudah. Kondisi lapisan tanah yang banyak mengandung bebatuan membuat proses pengeboran harus dilakukan secara bertahap. Bahkan, pada kondisi tertentu titik pengeboran harus dipindahkan untuk mencari lokasi yang lebih memungkinkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Koordinator Lapangan TMMD, Lettu Inf Samsul Bahri, menjelaskan bahwa kondisi medan dan struktur tanah menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi dalam pengerjaan sumur bor tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Dalam proses pengeboran, terkadang tidak semua titik dapat langsung berhasil karena kondisi lapisan tanah yang banyak bebatuan. Jika menemukan kendala, kita harus mencari dan memindahkan titik pengeboran ke lokasi lain yang lebih memungkinkan. Namun, hal tersebut tidak menyurutkan semangat personel Satgas maupun masyarakat,” jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, Satgas TMMD tetap optimistis dan berkomitmen menyelesaikan pekerjaan tersebut sesuai dengan rencana dan waktu yang telah ditentukan. Semangat dan kerja keras terus ditunjukkan demi mewujudkan fasilitas air bersih yang nantinya dapat memberikan manfaat nyata bagi para santri dan masyarakat setempat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pembangunan sumur bor dan fasilitas MCK merupakan salah satu sasaran fisik dalam program TMMD ke&#45;129 Kodim 0102/Pidie. Secara keseluruhan, terdapat lima titik sasaran pembangunan sumur bor dan MCK yang dikerjakan dalam kegiatan TMMD kali ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Salah satu sasaran tersebut berada di komplek Dayah Balul Ula Al&#45;Munawar, Desa Lhok Panah. Pembangunan fasilitas ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih bagi para santri dan masyarakat setempat, sekaligus meningkatkan kualitas kebersihan dan kesehatan lingkungan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bagi Satgas TMMD, setiap tetes air yang nantinya mengalir dari sumur bor tersebut bukan sekadar hasil dari sebuah pekerjaan fisik, tetapi menjadi wujud nyata pengabdian TNI bersama rakyat dalam menghadirkan manfaat langsung bagi kehidupan masyarakat di wilayah pedesaan.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://populisnews.com/assets/berita/original/83713777781-img-20260729-wa0169.jpg"/><pubDate>Wed, 29 Jul 2026 14:04:08 +0700</pubDate><guid>https://populisnews.com/detail/3998/pantang-menyerah-hadapi-medan-berbatu-satgas-tmmd-129-kodim-0102pidie-kejar-pembangunan-sumur-bor</guid></item><item><title>Cegah Kebakaran Sejak Dini, Satgas TMMD Ke&#45;129 Kodim 0313/KPR Gelar Penyuluhan di Pangkalan Terap</title><link>https://populisnews.com/detail/3997/cegah-kebakaran-sejak-dini-satgas-tmmd-ke129-kodim-0313kpr-gelar-penyuluhan-di-pangkalan-terap</link><description>&lt;p&gt;?PELALAWAN (Populisnews) – Selain terus memacu pembangunan infrastruktur fisik, Satuan Tugas (Satgas) Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke&#45;129 Tahun 2026 Kodim 0313/KPR juga konsisten memperkuat kapasitas dan kesadaran masyarakat melalui kegiatan non&#45;fisik. Langkah ini dibuktikan dengan digelarnya kegiatan &quot;Penyuluhan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla)&quot; di Desa Pangkalan Terap, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Rabu (29/07/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;?Penyuluhan ini digelar sebagai upaya mitigasi dan langkah preventif dalam mengantisipasi ancaman bahaya kebakaran hutan dan lahan yang rawan terjadi di wilayah pedalaman Pelalawan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;?Dalam kegiatan non&#45;fisik kali ini, Satgas TMMD Ke&#45;129 Kodim 0313/KPR menghadirkan narasumber ahli di bidang pemadam kebakaran, yakni Bapak Zukriwan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Pelalawan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;?Di hadapan warga dan tokoh masyarakat Desa Pangkalan Terap, Bapak Zukriwan memaparkan materi penting terkait bahaya karhutla, teknik pemadaman awal secara mandiri, hingga kepatuhan hukum terkait larangan membuka lahan dengan cara membakar. Selain itu, warga juga dibekali pemahaman mengenai pentingnya koordinasi cepat dengan aparat Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan tim Damkar jika menemukan titik api (hotspot) di lingkungan sekitar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;?Lettu Inf Feby Harahap ?Selaku Koordinator Lapangan Satgas TMMD Ke&#45;129 Kodim 0313/KPR yang juga hadir pada kegiatan ini,menyampaikan bahwa pemahaman mengenai pencegahan karhutla sangat krusial bagi masyarakat yang bermukim di sekitar kawasan hutan dan lahan gambut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;?&quot;Wilayah Pangkalan Terap memiliki potensi kerawanan karhutla, sehingga edukasi pencegahan sejak dini sangatlah penting. Melalui penyuluhan ini, kami bersama Bapak Zukriwan dari Damkar Pelalawan ingin membangun kesadaran kolektif masyarakat agar bersama&#45;sama menjaga lingkungan dan tidak membuka lahan dengan cara membakar. Menjaga alam adalah tugas kita bersama demi keselamatan dan kesehatan anak cucu kita,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;?Masyarakat Desa Pangkalan Terap menyambut baik dan antusias mengikuti sesi diskusi interaktif yang berlangsung. Banyak warga yang memanfaatkan kesempatan ini untuk bertanya langsung mengenai teknik pencegahan api dan pengadaan sarana pemadam sederhana di tingkat desa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;?Rangkaian kegiatan penyuluhan non&#45;fisik TMMD Ke&#45;129 Kodim 0313/KPR ini berjalan dengan lancar, tertib, aman, serta mempererat kemanunggalan TNI dengan masyarakat lokal.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://populisnews.com/assets/berita/original/4220954445-img-20260729-wa0045.jpg"/><pubDate>Wed, 29 Jul 2026 12:38:03 +0700</pubDate><guid>https://populisnews.com/detail/3997/cegah-kebakaran-sejak-dini-satgas-tmmd-ke129-kodim-0313kpr-gelar-penyuluhan-di-pangkalan-terap</guid></item><item><title>Satgas TMMD Kebut Pembangunan Box Culvert Demi Jalan Pertanian yang Lebih Tangguh</title><link>https://populisnews.com/detail/3996/satgas-tmmd-kebut-pembangunan-box-culvert-demi-jalan-pertanian-yang-lebih-tangguh</link><description>&lt;p&gt;Pidie – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke&#45;129 Kodim 0102/Pidie terus mempercepat pembangunan infrastruktur jalan pertanian di wilayah sasaran. Salah satunya dengan menggali pondasi untuk pemasangan box culvert yang berfungsi sebagai saluran drainase sekaligus memperkuat konstruksi jalan pertanian di desa Lhok Panah kecamatan Sakti kabupaten Pidie. Rabu (29/07/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengerjaan tersebut dilakukan secara gotong royong oleh personel Satgas TMMD bersama masyarakat setempat. Penggalian pondasi menjadi tahapan penting sebelum box culvert dipasang, sehingga aliran air dapat berjalan dengan baik dan tidak menggenangi badan jalan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Keberadaan box culvert nantinya diharapkan mampu mencegah genangan dan mengurangi risiko erosi yang dapat merusak badan jalan, terutama saat musim hujan. Dengan sistem drainase yang baik, akses jalan pertanian akan menjadi lebih kokoh dan dapat digunakan masyarakat dalam jangka waktu yang lebih panjang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Koordinator Lapangan Satgas TMMD ke&#45;129 Kodim 0102/Pidie, Lettu Inf Samsul Bahri, mengatakan pembangunan box culvert merupakan bagian penting dalam mendukung kualitas infrastruktur jalan pertanian yang sedang dikerjakan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Pembangunan box culvert ini sangat penting karena tidak hanya menjadi bagian dari konstruksi jalan, tetapi juga berfungsi sebagai saluran untuk mengatur aliran air. Dengan adanya saluran yang baik, kita dapat mencegah genangan dan mengurangi risiko erosi yang dapat menyebabkan kerusakan jalan, terutama saat musim hujan. Kami berharap pengerjaan ini dapat selesai sesuai target dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” ujar Lettu Inf Samsul Bahri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Syarifuddin, salah seorang petani setempat, menyambut baik pembangunan jalan pertanian beserta box culvert tersebut. Menurutnya, infrastruktur yang dibangun melalui program TMMD sangat membantu masyarakat, khususnya para petani yang selama ini menggunakan akses tersebut untuk menuju lahan pertanian dan mengangkut hasil panen.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami sangat senang dengan adanya pembangunan jalan dan box culvert ini. Jalan ini sangat penting bagi kami para petani, karena setiap hari kami melewatinya untuk pergi ke kebun dan membawa hasil pertanian. Dengan adanya box culvert, kami berharap jalan ini tidak mudah rusak ketika hujan dan bisa digunakan dalam waktu yang lama. Kami berterima kasih kepada bapak&#45;bapak TNI yang sudah membantu membangun akses jalan untuk masyarakat kami,” ungkap Syarifuddin.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pembangunan tersebut menjadi salah satu wujud nyata kehadiran TMMD dalam membantu membuka dan memperkuat akses masyarakat di wilayah pedesaan. Tidak hanya membangun infrastruktur, kegiatan ini juga memperkuat semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat dalam mendorong kemajuan serta meningkatkan kesejahteraan warga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui pembangunan jalan pertanian yang dilengkapi sistem drainase yang baik, Satgas TMMD ke&#45;129 Kodim 0102/Pidie berupaya menghadirkan akses yang lebih aman dan kuat, sekaligus mendukung kelancaran aktivitas pertanian dan perekonomian masyarakat di wilayah tersebut.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://populisnews.com/assets/berita/original/9486907785-img-20260729-wa0136.jpg"/><pubDate>Wed, 29 Jul 2026 11:56:05 +0700</pubDate><guid>https://populisnews.com/detail/3996/satgas-tmmd-kebut-pembangunan-box-culvert-demi-jalan-pertanian-yang-lebih-tangguh</guid></item><item><title>Progres RTLH TMMD ke&#45;129 Capai 74 Persen, Rumah Mulyana Hampir Rampung</title><link>https://populisnews.com/detail/3995/progres-rtlh-tmmd-ke129-capai-74-persen-rumah-mulyana-hampir-rampung</link><description>&lt;p&gt;Pidie – Harapan untuk memiliki hunian yang lebih layak dan nyaman semakin dekat dirasakan Mulyana. Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke&#45;129, Satgas TMMD Kodim 0102/Pidie terus mengebut pengerjaan sasaran fisik rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik warga penerima manfaat di Desa Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Rabu (29/07/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan penuh semangat dan konsisten, personel Satgas TMMD terus melanjutkan proses pembangunan rumah tersebut. Hingga saat ini, progres rehabilitasi telah mencapai 74 persen.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sejumlah bagian utama bangunan kini mulai terlihat kokoh. Atap rumah telah terpasang, sementara dinding bangunan juga telah berdiri. Perubahan tersebut menjadi tanda semakin dekatnya rumah Mulyana untuk menjadi hunian yang lebih aman, layak, dan nyaman bagi keluarganya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Raut haru dan bahagia terpancar dari wajah Mulyana saat melihat rumah yang selama ini menjadi impiannya perlahan mulai terwujud. Ia mengaku tidak sabar untuk melihat rumahnya selesai dibangun dan dapat segera ditempati bersama keluarga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Saya sangat terharu dan senang melihat rumah saya sekarang sudah hampir selesai. Dulu saya hanya bisa membayangkan punya rumah yang layak seperti ini, tetapi sekarang impian itu benar&#45;benar mulai terwujud berkat bantuan personel Satgas TMMD. Saya sudah tidak sabar melihat rumah ini selesai dan bisa segera kami tempati bersama keluarga. Terima kasih kepada bapak&#45;bapak TNI yang sudah bekerja dengan penuh semangat membangun rumah kami,” ujar Mulyana dengan penuh haru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bagi Mulyana dan keluarga, pembangunan rumah ini bukan sekadar perbaikan sebuah bangunan, tetapi merupakan harapan baru untuk mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak sekaligus meningkatkan kualitas kehidupan keluarga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Satgas TMMD ke&#45;129 Kodim 0102/Pidie terus berkomitmen menyelesaikan sasaran fisik tersebut secara maksimal dengan tetap mengutamakan kualitas pekerjaan. Semangat gotong royong antara personel TNI dan masyarakat menjadi kekuatan dalam mempercepat pembangunan serta memastikan manfaat program TMMD dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui program TMMD, TNI terus hadir membantu pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat hingga ke pelosok desa.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://populisnews.com/assets/berita/original/87131440794-img-20260729-wa0127.jpg"/><pubDate>Wed, 29 Jul 2026 11:24:25 +0700</pubDate><guid>https://populisnews.com/detail/3995/progres-rtlh-tmmd-ke129-capai-74-persen-rumah-mulyana-hampir-rampung</guid></item><item><title>Jangkau Pelosok Pelalawan, Program MCK TMMD Ke&#45;129 Kodim 0313/KPR Merambah Desa Kuala Panduk</title><link>https://populisnews.com/detail/3994/jangkau-pelosok-pelalawan-program-mck-tmmd-ke129-kodim-0313kpr-merambah-desa-kuala-panduk</link><description>&lt;p&gt;?PELALAWAN (Populisnews) &#45; Komitmen Satuan Tugas (Satgas) Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke&#45;129 Tahun 2026 Kodim 0313/KPR dalam menghadirkan sarana sanitasi yang layak dan sehat tidak hanya terfokus di satu titik semata. Selain di Desa Pangkalan Terap, pembangunan fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) juga secara simultan dikerjakan di Desa Kuala Panduk, Kecamatan Teluk Meranti,Kabupaten Pelalawan, Riau, Rabu (29/07/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;?Pemerataan sasaran fisik ini menjadi bukti nyata bahwa program TMMD Ke&#45;129 Kodim 0313/KPR berkomitmen menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat di daerah&#45;daerah terisolir dan pelosok wilayah Kabupaten Pelalawan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;?Pembangunan fasilitas MCK di Desa Kuala Panduk dirancang untuk menyediakan sarana kebersihan yang memenuhi standar kesehatan lingkungan. Langkah ini diambil guna mendukung gerakan hidup bersih dan sehat (PHBS) serta menekan risiko penularan penyakit yang bersumber dari sanitasi yang kurang memadai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;?Di lokasi pembangunan, personel Satgas TMMD Ke&#45;129 bahu&#45;membahu bersama warga setempat mulai dari penyiapan lahan, pengangkutan material, penataan fondasi, hingga pengerjaan dinding struktur utama MCK.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;?Selaku Koordinator Lapangan TMMD Ke&#45;129 Kodim 0313/KPR, Lettu Inf Feby Harahap disampaikan bahwa pemerataan pembangunan MCK ini bertujuan agar dampak positif keberadaan TMMD dapat dirasakan secara meluas oleh masyarakat Kecamatan Teluk Meranti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;?&quot;Pembangunan MCK ini merupakan prioritas kami untuk meningkatkan pola hidup sehat masyarakat. Jadi tidak hanya di Desa Pangkalan Terap saja, Satgas TMMD Ke&#45;129 juga bergerak membangun MCK di Desa Kuala Panduk. Kita ingin memastikan bahwa kehadiran TNI melalui TMMD ini benar&#45;benar membawa manfaat nyata dan merata bagi pemenuhan sarana kebersihan warga di pelosok Pelalawan,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;?Masyarakat Desa Kuala Panduk menyambut hangat dan penuh antusias kehadiran Satgas TMMD Ke&#45;129 di desa mereka. Gotong royong antara prajurit TNI dan warga membuat pengerjaan sarana MCK tersebut berjalan dengan lancar, tertib, dan aman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;?Pembangunan MCK ini diharapkan dapat segera rampung sehingga langsung memberikan manfaat dalam menunjang kesehatan dan kebersihan lingkungan harian warga Desa Kuala Panduk.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://populisnews.com/assets/berita/original/67056415226-img-20260729-wa0034.jpg"/><pubDate>Wed, 29 Jul 2026 10:47:53 +0700</pubDate><guid>https://populisnews.com/detail/3994/jangkau-pelosok-pelalawan-program-mck-tmmd-ke129-kodim-0313kpr-merambah-desa-kuala-panduk</guid></item><item><title>Ratusan Warga Kembali Kepung Ampang&#45;Ampang PT CAS, Tuntut 92,8 Hektare Lahan Dikembalikan</title><link>https://populisnews.com/detail/3993/ratusan-warga-kembali-kepung-ampangampang-pt-cas-tuntut-928-hektare-lahan-dikembalikan</link><description>&lt;p&gt;PELALAWAN (Populisnews) – Konflik lahan seluas 92,8 hektare di Kabupaten Pelalawan kembali memanas. Ratusan masyarakat dari Desa Terbangiang dan Desa Lipai Bulan kembali turun ke jalan menggelar aksi damai di kawasan Ampang&#45;Ampang PT CAS, Selasa (28/7/2026), menuntut kejelasan atas lahan yang dikelola CV Anugerah AR Maulana.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Aksi tersebut merupakan lanjutan dari tuntutan sebelumnya kepada KSO PT Agrinas Pangan Nusantara agar mengembalikan lahan seluas 92,8 hektare kepada masyarakat yang mengaku sebagai pengelola awal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kedatangan massa diterima dan difasilitasi oleh Kapolsek Bunut AKP Markus Timbul Sinaga, SH, MH bersama Kapolsek Kerumutan IPTU Budi Santoso. Keduanya bertindak sebagai mediator guna mempertemukan masyarakat dengan pihak perusahaan dalam upaya mencari solusi melalui dialog.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari pihak perusahaan hadir Darmansyah dan Musliadi sebagai perwakilan CV Anugerah AR Maulana, sementara aksi masyarakat dikoordinatori oleh Rasyid.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam mediasi tersebut, Kapolsek Kerumutan IPTU Budi Santoso menyayangkan belum terealisasinya kesepakatan terkait penyerahan lahan seluas 37,85 hektare kepada masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Sebelum aksi ini berlangsung, Kapolres, Bupati, masyarakat dan pihak CV Anugerah AR Maulana telah menyepakati bahwa lahan seluas 37,85 hektare akan dikembalikan kepada masyarakat. Namun berdasarkan pengakuan masyarakat, pihak vendor masih melakukan panen di lahan tersebut sehingga memicu aksi masyarakat selama dua hari ini,&quot; ungkap IPTU Budi Santoso.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Koordinator Aksi Rasyid menilai perwakilan perusahaan yang hadir tidak memiliki kewenangan untuk mengambil keputusan atas tuntutan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Aksi kali ini tetap berlanjut karena yang hadir dari pihak CV Anugerah AR Maulana tidak bisa memutuskan perkara sesuai dengan permintaan kami,&quot; tegas Rasyid.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, masyarakat akan terus menggelar aksi damai hingga ada keputusan yang jelas mengenai pengembalian lahan seluas 92,8 hektare.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Meski berlangsung dengan pengawalan ketat aparat kepolisian, aksi berjalan aman dan tertib. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari CV Anugerah AR Maulana maupun PT Agrinas Pangan Nusantara terkait hasil mediasi maupun tuntutan masyarakat.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://populisnews.com/assets/berita/original/60571272456-screenshot_2026-07-29-06-03-26-18_6012fa4d4ddec268fc5c7112cbb265e7.jpg"/><pubDate>Wed, 29 Jul 2026 06:12:57 +0700</pubDate><guid>https://populisnews.com/detail/3993/ratusan-warga-kembali-kepung-ampangampang-pt-cas-tuntut-928-hektare-lahan-dikembalikan</guid></item><item><title>Tangis Seorang Ibu di Pelalawan Pecah, Tiga Anaknya Terancam Putus Sekolah Usai Bantuan PIP Terhenti</title><link>https://populisnews.com/detail/3992/tangis-seorang-ibu-di-pelalawan-pecah-tiga-anaknya-terancam-putus-sekolah-usai-bantuan-pip-terhenti</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pangkalan Kerinci (Populisnews.com)– Kisah pilu menyelimuti kehidupan Gladisy Syahro, warga Kelurahan Pangkalan Kerinci Kota. Di tengah himpitan ekonomi yang semakin berat, ibu tiga anak itu kini dihantui ketakutan terbesar dalam hidupnya melihat ketiga buah hatinya terpaksa putus sekolah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepedihan itu disampaikan Gladisy saat bertemu dengan Komnas Perlindungan Anak Kabupaten Pelalawan, Selasa (28/7/2026). Dengan mata berkaca&#45;kaca dan suara bergetar, ia menceritakan perjuangan keluarganya yang kini hanya bergantung dari upah sebagai buruh tani di lahan milik orang lain.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, sang suami hanya mampu membantu semampunya karena kondisi kesehatan yang terus menurun akibat luka lama yang dideritanya saat bekerja beberapa tahun silam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Anak saya yang pertama dulu mendapat bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) sejak kelas 1 SMP sampai tamat. Tapi setelah masuk SMK, bantuannya tidak ada lagi. Begitu juga anak kedua, sejak SD sampai tamat juga menerima PIP, namun setelah masuk SMP bantuan itu berhenti. Padahal kondisi ekonomi kami semakin sulit, semua kebutuhan sekarang serba mahal,&quot; tutur Gladisy sambil menahan tangis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, bantuan PIP selama ini sangat berarti bagi keluarga mereka untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak&#45;anak. Kini, tanpa bantuan tersebut, beban ekonomi semakin berat hingga mengancam keberlangsungan pendidikan ketiga anaknya yang saat ini masih bersekolah di jenjang SD, SMP, dan SMK.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Gladisy mengaku tidak memiliki sepeda motor untuk mengantar anak&#45;anaknya ke sekolah. Bahkan untuk berangkat bekerja ke lahan pertanian, ia dan suaminya harus berjalan kaki sekitar 20 menit setiap hari.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Saya hanya berharap anak&#45;anak saya jangan sampai putus sekolah. Untuk ongkos ojek saja kami tidak mampu. Sepatu sekolah mereka sudah koyak dan berkali&#45;kali dijahit agar tetap bisa dipakai,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Akibat keterbatasan tersebut, anak keduanya harus berjalan kaki menuju SMP Negeri 1 Pangkalan Kerinci. Sementara anak sulungnya yang bersekolah di SMK Negeri 1 Pangkalan Kerinci hanya bisa berangkat jika ada tumpangan. Jika tidak, ia terpaksa berjalan kaki menuju sekolah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di penghujung ceritanya, Gladisy berharap pemerintah dan pihak terkait dapat kembali memberikan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) kepada anak&#45;anaknya agar mereka tetap bisa melanjutkan pendidikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Harapan saya sederhana, semoga bantuan PIP bisa kembali kami terima. Saya hanya ingin anak&#45;anak tetap sekolah dan memiliki masa depan yang lebih baik daripada orang tuanya,&quot; tutupnya penuh harap.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kisah keluarga Gladisy menjadi potret nyata bahwa masih ada masyarakat yang berjuang keras demi mempertahankan pendidikan anak&#45;anak mereka. Besar harapan agar uluran tangan dari pemerintah, para dermawan, maupun pihak terkait dapat hadir sehingga mimpi ketiga anak tersebut untuk terus mengenyam pendidikan tidak terhenti karena kemiskinan.(Tim)&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://populisnews.com/assets/berita/original/56723573384-img-20260728-wa0026.jpg"/><pubDate>Tue, 28 Jul 2026 16:31:19 +0700</pubDate><guid>https://populisnews.com/detail/3992/tangis-seorang-ibu-di-pelalawan-pecah-tiga-anaknya-terancam-putus-sekolah-usai-bantuan-pip-terhenti</guid></item><item><title>Demi Kelancaran Aktivitas Petani, Satgas TMMD ke&#45;129 Percepat Pembangunan Box Culvert di Lhok Panah</title><link>https://populisnews.com/detail/3991/demi-kelancaran-aktivitas-petani-satgas-tmmd-ke129-percepat-pembangunan-box-culvert-di-lhok-panah</link><description>&lt;p&gt;Pidie – Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke&#45;129 Kodim 0102/Pidie terus mempercepat pelaksanaan sasaran fisik guna meningkatkan akses dan mobilitas masyarakat. Salah satunya melalui perakitan besi konstruksi yang akan digunakan dalam pembangunan box culvert pada jembatan penghubung jalan pertanian di Desa Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Selasa (28/07/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Personel Satgas terlihat bekerja dengan teliti dan penuh kehati&#45;hatian dalam merangkai besi sebagai bagian dari struktur utama box culvert. Tahapan ini merupakan proses krusial sebelum pekerjaan dilanjutkan ke tahap konstruksi berikutnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Koordinator Lapangan TMMD ke&#45;129 Kodim 0102/Pidie menyampaikan bahwa pembangunan box culvert dilaksanakan secara bertahap dengan mengutamakan kualitas serta ketepatan pekerjaan, agar infrastruktur yang dibangun dapat berfungsi optimal dan memiliki daya tahan jangka panjang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Saat ini personel Satgas tengah melaksanakan perakitan besi konstruksi untuk pembangunan box culvert. Kami terus berupaya mempercepat pekerjaan dengan tetap mengedepankan kualitas, sehingga jembatan ini nantinya dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pembangunan box culvert tersebut memiliki peran penting bagi masyarakat Desa Lhok Panah, khususnya para petani. Infrastruktur ini akan menjadi akses penghubung menuju kawasan pertanian yang selama ini menjadi jalur utama aktivitas dan pengangkutan hasil kebun.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bagi para petani, ketersediaan akses jalan yang memadai merupakan kebutuhan vital dalam menunjang kegiatan sehari&#45;hari. Jalan pertanian yang lebih layak akan mempermudah mobilitas menuju lahan garapan sekaligus memperlancar distribusi hasil pertanian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kehadiran pembangunan box culvert melalui program TMMD ke&#45;129 merupakan wujud nyata kontribusi TNI dalam mendukung peningkatan akses masyarakat di wilayah pedesaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pembangunan ini tidak hanya sekadar menghadirkan jembatan, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat untuk beraktivitas lebih efektif, meningkatkan produktivitas kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi keluarga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui program TMMD, TNI terus bersinergi dengan masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah pedesaan. Setiap rangkaian besi yang disusun, setiap konstruksi yang dibangun, dan setiap akses yang dibuka merupakan bagian dari upaya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari pembangunan box culvert yang sedang dirangkai, tersimpan harapan besar. Harapan agar akses menuju lahan pertanian semakin terbuka, aktivitas petani semakin lancar, dan perekonomian masyarakat desa terus berkembang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Inilah semangat TMMD ke&#45;129, &quot;TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa.&quot; Sebuah pengabdian yang diwujudkan melalui kerja nyata, berangkat dari kebutuhan masyarakat, serta menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan baik saat ini maupun di masa mendatang&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://populisnews.com/assets/berita/original/41499602088-img-20260728-wa0082.jpg"/><pubDate>Tue, 28 Jul 2026 14:56:40 +0700</pubDate><guid>https://populisnews.com/detail/3991/demi-kelancaran-aktivitas-petani-satgas-tmmd-ke129-percepat-pembangunan-box-culvert-di-lhok-panah</guid></item><item><title>Tak Kenal Lelah, Satgas TMMD ke&#45;129 Dorong Material Pasir Demi Percepat Pembangunan MCK Dayah</title><link>https://populisnews.com/detail/3990/tak-kenal-lelah-satgas-tmmd-ke129-dorong-material-pasir-demi-percepat-pembangunan-mck-dayah</link><description>&lt;p&gt;Pidie – Pembangunan fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) di Dayah Balul Ula Al&#45;Munawarah, Desa Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, terus dikebut oleh Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke&#45;129 Kodim 0102/Pidie.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Demi memastikan proses pembangunan berjalan lancar, personel Satgas TMMD terus mendorong dan menyiapkan material pasir yang dibutuhkan di lokasi pembangunan MCK, Selasa (28/07/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Para prajurit terus bekerja penuh semangat untuk memastikan kebutuhan material di lokasi pembangunan tetap tersedia. Material pasir yang didorong menuju lokasi menjadi bagian penting dari rangkaian pekerjaan yang terus dilakukan Satgas untuk mengejar target penyelesaian sasaran fisik TMMD.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bagi personel Satgas, memastikan ketersediaan material di lokasi merupakan bagian dari tanggung jawab untuk menjaga proses pembangunan agar terus berjalan. Setiap material yang tersedia berarti satu langkah lebih dekat menuju selesainya fasilitas yang nantinya dapat dimanfaatkan oleh para santri dan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dansatgas TMMD ke&#45;129 Kodim 0102/Pidie, Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., mengatakan bahwa seluruh personel Satgas terus berupaya mempercepat setiap sasaran fisik yang telah ditetapkan, termasuk pembangunan MCK di lingkungan Dayah Balul Ula Al&#45;Munawarah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami terus mendorong personel untuk bekerja maksimal dan memastikan seluruh kebutuhan material di lapangan dapat terpenuhi. Harapannya, proses pembangunan MCK ini dapat berjalan lancar dan selesai sesuai dengan target waktu yang telah ditentukan, sehingga segera dapat dimanfaatkan oleh para santri dan masyarakat,&quot; ujar Dansatgas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pembangunan MCK tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian TNI terhadap kebutuhan dasar masyarakat di wilayah pedesaan. Fasilitas sanitasi yang layak sangat penting dalam mendukung kebersihan dan kesehatan lingkungan, terlebih bagi lembaga pendidikan keagamaan yang setiap hari menjadi tempat beraktivitas para santri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kehadiran Satgas TMMD di Dayah Balul Ula Al&#45;Munawarah tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga membawa semangat gotong royong dan kepedulian. Para prajurit turun langsung, bekerja bersama dan memastikan setiap proses pembangunan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setiap dorongan material pasir yang dilakukan para prajurit mungkin terlihat sederhana. Namun, dari pekerjaan sederhana itulah sebuah bangunan perlahan berdiri, sebuah fasilitas mulai terwujud, dan sebuah harapan masyarakat mulai menemukan bentuknya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Inilah wajah pengabdian TNI melalui TMMD. Tidak mengenal lelah, tidak menunggu pekerjaan menjadi mudah, dan tidak berhenti hanya karena menghadapi berbagai tantangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Para prajurit terus bergerak, karena di balik pembangunan MCK tersebut ada kebutuhan masyarakat yang harus dijawab.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui TMMD ke&#45;129, TNI bersama pemerintah terus berupaya menghadirkan pembangunan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebab, bagi Satgas TMMD, setiap material yang dipindahkan, setiap tenaga yang dicurahkan, dan setiap keringat yang jatuh di lokasi pembangunan adalah bagian dari pengabdian untuk negeri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari Desa Lhok Panah, pembangunan terus bergerak. Dari tangan para prajurit, harapan perlahan diwujudkan. Dan dari sinilah semangat TMMD untuk membangun negeri dari desa terus digaungkan.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://populisnews.com/assets/berita/original/37713851721-img-20260728-wa0079.jpg"/><pubDate>Tue, 28 Jul 2026 14:41:15 +0700</pubDate><guid>https://populisnews.com/detail/3990/tak-kenal-lelah-satgas-tmmd-ke129-dorong-material-pasir-demi-percepat-pembangunan-mck-dayah</guid></item><item><title>Jalan Diperlebar dan Diperkeras, Progres TMMD 129 Capai 93 Persen</title><link>https://populisnews.com/detail/3989/jalan-diperlebar-dan-diperkeras-progres-tmmd-129-capai-93-persen</link><description>&lt;p&gt;Pidie – Progres pembangunan di lokasi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke&#45;129 Kodim 0102/Pidie terus menunjukkan capaian signifikan. Memasuki hari ke&#45;14 pelaksanaan, sasaran fisik berupa pelebaran dan pengerasan jalan pertanian sepanjang 2.200 meter telah mencapai 93 persen, Selasa (28/07/2026). Capaian ini menegaskan percepatan kerja Satgas TMMD di lapangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di bawah terik matahari, personel Satgas TMMD terus mengoptimalkan pekerjaan dengan dukungan alat berat serta ketersediaan material yang memadai. Sinergi di lapangan memungkinkan target pekerjaan dicapai secara terukur, efektif, dan berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bagi masyarakat, khususnya para petani di wilayah sasaran, capaian 93 persen ini menjadi kabar yang sangat menggembirakan. Jalan tersebut merupakan akses utama menuju lahan pertanian sekaligus jalur distribusi hasil panen, sehingga progres yang hampir rampung ini memberikan dampak positif yang nyata.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dansatgas TMMD ke&#45;129 Kodim 0102/Pidie, Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., menegaskan bahwa pembangunan jalan pertanian menjadi prioritas karena memberikan dampak langsung terhadap aktivitas dan perekonomian masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Alhamdulillah, sampai hari ke&#45;14 pelaksanaan TMMD ke&#45;129 ini, pengerjaan pelebaran dan pengerasan jalan pertanian sepanjang 2.200 meter telah mencapai 93 persen. Ini merupakan progres yang sangat baik dan mencerminkan kerja keras Satgas di lapangan. Kami terus mendorong personel agar pekerjaan dapat segera diselesaikan dan segera dimanfaatkan oleh masyarakat,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menjelaskan, jalan tersebut selama ini menjadi akses utama petani menuju kebun. Mayoritas warga di wilayah sasaran TMMD berprofesi sebagai petani, sehingga peningkatan kualitas infrastruktur jalan menjadi faktor penting dalam memperlancar distribusi hasil pertanian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebelum dilakukan perbaikan, kondisi jalan yang sempit dan sulit dilalui kerap menjadi kendala, terutama saat proses pengangkutan hasil panen. Kini, melalui TMMD ke&#45;129, perubahan fisik telah terlihat jelas dengan progres yang hampir rampung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Capaian 93 persen ini menjadi harapan baru bagi masyarakat untuk mobilitas yang lebih lancar, sekaligus membuka peluang peningkatan produktivitas dan pertumbuhan ekonomi desa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bagi para petani, setiap peningkatan progres pekerjaan berarti semakin dekatnya kemudahan akses menuju lahan pertanian. Jalan yang semakin lebar dan kokoh menjadi bukti nyata percepatan pembangunan yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di sinilah makna TMMD terlihat nyata, tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga menghadirkan perubahan yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kehadiran Satgas TMMD ke&#45;129 Kodim 0102/Pidie menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dan rakyat dalam mempercepat pembangunan di pedesaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;TNI tidak hanya menjaga kedaulatan negara, tetapi juga berperan aktif mendukung pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Semangat tersebut sejalan dengan tema TMMD ke&#45;129 Tahun 2026, &quot;TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa.&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan progres 93 persen pada jalan pertanian sepanjang 2.200 meter ini, pembangunan terus dikebut hingga tuntas. Harapannya, akses petani semakin mudah, distribusi hasil panen semakin lancar, dan perekonomian desa semakin berkembang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebab, pembangunan sejatinya bukan hanya soal panjangnya jalan yang dibangun, tetapi seberapa besar manfaat yang benar&#45;benar dirasakan oleh masyarakat.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://populisnews.com/assets/berita/original/88013169258-img-20260728-wa0070.jpg"/><pubDate>Tue, 28 Jul 2026 14:33:40 +0700</pubDate><guid>https://populisnews.com/detail/3989/jalan-diperlebar-dan-diperkeras-progres-tmmd-129-capai-93-persen</guid></item><item><title>Pantang Menyerah di Bawah Terik, Satgas TMMD ke&#45;129 Kebut Pembangunan MCK di TPU Blang Cot</title><link>https://populisnews.com/detail/3988/pantang-menyerah-di-bawah-terik-satgas-tmmd-ke129-kebut-pembangunan-mck-di-tpu-blang-cot</link><description>&lt;p&gt;Pidie – Teriknya matahari dan panasnya cuaca tidak menyurutkan semangat personel Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke&#45;129 Kodim 0102/Pidie. Dengan penuh semangat, para prajurit terus berjibaku menyelesaikan salah satu sasaran fisik TMMD berupa pembangunan fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Blang Cot, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Selasa (28/07/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sejak pagi, personel Satgas TMMD tampak bekerja keras melakukan penggalian septic tank yang nantinya menjadi bagian penting dari fasilitas MCK yang dibangun untuk masyarakat. Meski harus bekerja di bawah teriknya matahari, para prajurit tetap menunjukkan semangat dan kekompakan demi mempercepat penyelesaian pembangunan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Koordinator Lapangan Satgas TMMD ke&#45;129 Kodim 0102/Pidie, Lettu Inf Samsul Bahri, mengatakan bahwa saat ini personel Satgas sedang mempercepat proses penggalian septic tank untuk mendukung pembangunan empat unit MCK yang menjadi salah satu sasaran fisik program TMMD ke&#45;129.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Personel Satgas terus bekerja maksimal untuk menyelesaikan pembangunan MCK ini. Panas dan teriknya matahari tidak menyurutkan semangat kami. Kami optimistis seluruh kegiatan dapat diselesaikan tepat waktu sesuai dengan target yang telah ditentukan,&quot; ujar Lettu Inf Samsul Bahri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menjelaskan, pembangunan MCK tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian TNI dalam membantu meningkatkan kualitas sanitasi dan memberikan fasilitas yang layak bagi masyarakat. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang, khususnya bagi warga yang beraktivitas di sekitar kawasan TPU Blang Cot.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebelumnya, kawasan TPU Blang Cot masih minim fasilitas MCK dan ketersediaan air bersih. Kondisi tersebut cukup menyulitkan masyarakat ketika melaksanakan berbagai aktivitas di lokasi tersebut, terutama saat proses penggalian dan pemakaman jenazah maupun ketika warga datang untuk berziarah ke makam keluarga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui pembangunan MCK dan dukungan fasilitas sanitasi yang lebih layak, Satgas TMMD ke&#45;129 Kodim 0102/Pidie berupaya menghadirkan solusi nyata atas kebutuhan dasar masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pembangunan ini tidak hanya menjadi bagian dari sasaran fisik TMMD, tetapi juga menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Dengan semangat pengabdian dan kerja keras tanpa mengenal lelah, Satgas TMMD terus berupaya memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di wilayah pedesaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kehadiran fasilitas MCK di TPU Blang Cot diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan masyarakat serta mendukung terciptanya lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan layak bagi warga yang datang untuk melaksanakan aktivitas di kawasan tersebut.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://populisnews.com/assets/berita/original/78693082686-img-20260728-wa0063.jpg"/><pubDate>Tue, 28 Jul 2026 12:48:43 +0700</pubDate><guid>https://populisnews.com/detail/3988/pantang-menyerah-di-bawah-terik-satgas-tmmd-ke129-kebut-pembangunan-mck-di-tpu-blang-cot</guid></item><item><title>PMPB Desak Pemkab Untuk Segel SHL di Pelalawan</title><link>https://populisnews.com/detail/3987/pmpb-desak-pemkab-untuk-segel-shl-di-pelalawan</link><description>&lt;p&gt;PELALAWAN (Populisnews) &#45; Poros Masyarakat Pelalawan Bersatu (PMPB) mendesak Pemkab Pelalawan untuk mengambil tindakan tegas terhadap operasional PT. Sinar Haska Lestari (SHL) di Kelurahan Pelalawan. Pasalnya selama beroperasi, perusahaan perkebunan sawit itu banyak mengangkangi peraturan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hal ini disampaikan oleh Ketua PMPB Liaz Abnur yang menyebutkan bahwa SHL tidak mengantongi Hak Guna Usaha (HGU) sebagai syarat untuk beroperasi nya perusahaan perkebunan sawit.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Dasar hukum mereka beroperasi itu tidak ada, perusahaan modal kop surat saja, tidak memegang legalitas yang sah,&quot;kata Liaz, Selasa (27/7/2026)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tersebab itu, Liaz mendesak Bupati Pelalawan untuk segera menertibkan perusahaan perusahaan nakal yang berdiri tanpa memiliki dokumen yang jelas tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Liaz juga menyebutkan, saat ini SHL tengah mengurus izin pelepasan lahan eks transmigrasi yang telah diolahnya selama bertahun tahun secara ilegal tersebut di Kemneterian Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional di Jakarta.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;SHL tengah berstrategi untuk mengambil lahan eks transmigrasi itu, lahan tersebut tidak bisa dialihfungsikan tanpa pelepasan dari Kementerian Transmigrasi. ini jelas kejahatan yang direncanakan dengan matang,&quot; kata Liaz&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengajuan HGU SHL ke pusat itu tidak berdiri sendiri, tentu ada rekomendasi dari Pemerintah Daerah yang ditandatangani oleh Bupati. Mengingat banyak nya pelanggaran izin yang dilakukan oleh SHL selama ini, Liaz haquul yakin rekomendasi pelepasan lahan eks transmigrasi dan penerbitan HGU yang diajukan SHL tanpa rekom dari Bupati Zukri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kita cuma mengingatkan pak Bupati, apa yang dilakukan oleh SHL ini untuk mengajukan HGU tidak jauh beda dengan pengajuan perusahaan sawit yang di rekom oleh Bupati Kuansing, Suhardiman Amby,&quot;tegas Liaz&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Jangan sampai pak bupati Pelalawan jadi target KPK menyusul kawan lama pak bupati kuansing dengan perkara yang sama, jangan sampai pak bupati,&quot;ungkap Liaz mengingatkan&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Agar pemerintahan yang kedua ini bisa sampai dipenghujungnya dengan baik, Liaz mendesak Bupati Zukri untuk menyegel operasional SHL karena beroperasi secara serampangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Tutup aja SHL pak bupati, mereka (SHL) itu ilegal,&quot; imbuhnya&lt;/p&gt;&lt;p&gt;PMPB juga merencanakan aksi damai di DPRD Riau dan kantor Gubernur Riau, karena sampai saat ini Dinas Transmigrasi Provinsi Riau belum secara resmi melepas lahan yang dikuasai SHL secara tidak sah itu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Insya Allah, kita akan lakukan aksi di Provinsi, karena regulasi nya disitu.&quot;janjinya Liaz mengakhiri***&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://populisnews.com/assets/berita/original/73178596842-screenshot_2026-07-28-11-43-50-60_99c04817c0de5652397fc8b56c3b3817.jpg"/><pubDate>Tue, 28 Jul 2026 11:46:32 +0700</pubDate><guid>https://populisnews.com/detail/3987/pmpb-desak-pemkab-untuk-segel-shl-di-pelalawan</guid></item><item><title>Jaga Kelancaran Pasokan Material, Satgas TMMD Ke&#45;129 Kodim 0313/KPR Terus Perbaikan Jembatan Penyeberangan Sementara</title><link>https://populisnews.com/detail/3986/jaga-kelancaran-pasokan-material-satgas-tmmd-ke129-kodim-0313kpr-terus-perbaikan-jembatan-penyeberangan-sementara</link><description>&lt;p&gt;?PELALAWAN (Populisnews) &#45; Kelancaran arus distribusi material menjadi kunci utama suksesnya pengerjaan sasaran fisik program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke&#45;129 Tahun 2026 Kodim 0313/KPR. Untuk memastikan pergerakan armada pengangkut bahan bangunan berjalan tanpa hambatan, personel Satgas TMMD melakukan pendampingan pengerjaan alat berat dalam rangka perbaikan badan jalan dan jembatan logistik, Senin (27/07/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;?Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 14.00 WIB tersebut dikawal langsung oleh dua personel Satgas TMMD Ke&#45;129, yakni Serka Sugeng S dan Serda Syamsul Bastian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;?Perbaikan Jembatan Penyeberangan dan Mobilisasi Alat&lt;/p&gt;&lt;p&gt;?Fokus pengerjaan hari ini menyasar perbaikan jembatan penyeberangan sementara yang menjadi jalur vital melintasnya mobil&#45;mobil pengangkut material,Langkah perkuatan ini diambil guna menjamin keamanan serta daya tahan jembatan saat dilintasi armada berbobot berat yang membawa batu pecah dan material konstruksi lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;?Seusai perbaikan jembatan penyeberangan selesai dikerjakan, tim lapangan melanjutkan agenda rolling (mobilisasi) unit alat berat menuju titik pengambilan material batu pecah menggunakan mobil pengangkut khusus (trado). Saat ini, unit alat berat telah standby di lokasi deposit batu pecah untuk mendukung proses pemuatan material sasaran jalan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;?Kapten Inf Mawardi ?Selaku penanggung jawab sasaran perbaikan jalan Satgas TMMD Ke&#45;129 Kodim 0313/KPR, disampaikan bahwa kesiapan jalur transportasi material sangat menentukan ketepatan waktu penyelesaian seluruh sasaran fisik di lapangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;?&quot;Pemeriksaan dan perbaikan akses jalan serta jembatan perlintasan sementara ini sangat krusial. Mobil material membawa beban berat, sehingga jembatan penyeberangan harus benar&#45;benar aman dan kokoh. Anggota kami di lapangan terus mengawal pergerakan alat berat dan armada trado ke lokasi batu pecah agar pasokan material untuk sasaran fisik TMMD tidak terkendala dan pengerjaan jalan dapat terus terakselerasi,&quot; tegas Koordinator Lapangan Satgas TMMD Ke&#45;129 Kodim 0313/KPR.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;?Pendampingan yang dilakukan oleh Serka Sugeng S dan Serda Syamsul Bastian memastikan seluruh Rangkaian perbaikan infrastruktur jalan dan pergeseran alat berat berjalan secara aman, tertib, dan lancar tanpa kendala teknis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;?Dengan siapnya akses penyeberangan dan standby&#45;nya alat berat di lokasi batu pecah, pengangkutan material untuk percepatan pembangunan jalan TMMD Ke&#45;129 dipastikan berjalan optimal.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://populisnews.com/assets/berita/original/1432426496-img-20260728-wa0041.jpg"/><pubDate>Tue, 28 Jul 2026 10:58:00 +0700</pubDate><guid>https://populisnews.com/detail/3986/jaga-kelancaran-pasokan-material-satgas-tmmd-ke129-kodim-0313kpr-terus-perbaikan-jembatan-penyeberangan-sementara</guid></item><item><title>Tingkatkan Sanitasi Rumah Ibadah, Pembangunan MCK Mushalla Al&#45;Hijrah Pangkalan Terap Capai 58 Persen</title><link>https://populisnews.com/detail/3985/tingkatkan-sanitasi-rumah-ibadah-pembangunan-mck-mushalla-alhijrah-pangkalan-terap-capai-58-persen</link><description>&lt;p&gt;?PELALAWAN (Populisnews) – Komitmen Satuan Tugas (Satgas) Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke&#45;129 Tahun 2026 Kodim 0313/KPR dalam meningkatkan kualitas sarana publik dan keagamaan terus berjalan pesat. Salah satu sasaran fisik berupa pembangunan fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) di Mushalla Al&#45;Hijrah, Dusun 1 RT 02 / RW 01, Desa Pangkalan Terap, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, kini telah mencapai progres 58 persen pada Selasa (28/07/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;?Pembangunan fasilitas sanitasi ini menjadi angin segar bagi jemaah mushalla dan warga sekitar yang selama ini mendambakan sarana kebersihan yang memadai, sehat, dan nyaman untuk mendukung kegiatan ibadah sehari&#45;hari.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;?Pengerjaan Struktur Utama dan Penataan Sanitasi&lt;/p&gt;&lt;p&gt;?Memasuki capaian 58 persen, pengerjaan yang dilakukan oleh personel Satgas TMMD Ke&#45;129 bersama warga Dusun 1 telah menyelesaikan tahap fondasi, dinding utama, dan penataan saluran septic tank. Saat ini, tim di lapangan memfokuskan pengerjaan pada pemasangan atap, plesteran dinding, serta persiapan instalasi pemipaan air bersih.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;?Kerapihan dan kualitas pengerjaan terus dijaga agar fasilitas MCK Mushalla Al&#45;Hijrah tidak hanya selesai tepat waktu, melainkan juga memiliki ketahanan bangunan yang baik serta menjaga kebersihan lingkungan rumah ibadah secara berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;?Penjabat (PJ) Kepala Desa Pangkalan Terap, Bapak Thaychin, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam atas kepedulian TNI terhadap pemenuhan sarana ibadah di desanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;?&quot;Pembangunan MCK di Mushalla Al&#45;Hijrah ini merupakan bantuan yang sangat berharga bagi warga Dusun 1. Selama ini fasilitas sanitasi di sekitar mushalla memang membutuhkan perbaikan agar jemaah bisa berwudu dan bersuci dengan lebih nyaman. Dengan progres yang sudah mencapai 58 persen ini, kami atas nama pemerintah desa dan seluruh masyarakat Pangkalan Terap mengucapkan terima kasih sebesar&#45;besarnya kepada Satgas TMMD Ke&#45;129 Kodim 0313/KPR. Kami siap terus bergotong royong mendukung TNI sampai bangunan ini selesai 100 persen,&quot; tutur Bapak Thaychin, PJ Kepala Desa Pangkalan Terap.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;?Diharapkan dengan semangat gotong royong yang terus terjaga antara TNI dan warga setempat, pengerjaan fasilitas MCK Mushalla Al&#45;Hijrah dapat rampung dalam waktu dekat. Seluruh rangkaian kegiatan di lokasi pembangunan Dusun 1 Desa Pangkalan Terap hingga hari ini berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh kehangatan kekeluargaan.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://populisnews.com/assets/berita/original/30785407402-img-20260728-wa0034.jpg"/><pubDate>Tue, 28 Jul 2026 10:45:10 +0700</pubDate><guid>https://populisnews.com/detail/3985/tingkatkan-sanitasi-rumah-ibadah-pembangunan-mck-mushalla-alhijrah-pangkalan-terap-capai-58-persen</guid></item><item><title>Satgas TMMD ke&#45;129 Kodim 0102/Pidie Bantu Warga Kupas Pinang, Wujud Nyata Kemanunggalan TNI dan Rakyat</title><link>https://populisnews.com/detail/3984/satgas-tmmd-ke129-kodim-0102pidie-bantu-warga-kupas-pinang-wujud-nyata-kemanunggalan-tni-dan-rakyat</link><description>&lt;p&gt;Pidie – Di sela&#45;sela kesibukan melaksanakan pekerjaan fisik program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), personel Satgas TMMD ke&#45;129 Kodim 0102/Pidie memanfaatkan waktu senggang untuk menjalin silaturahmi dan berbaur langsung dengan masyarakat di Desa Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Senin (27/07/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tidak hanya fokus mengerjakan pembangunan infrastruktur, personel Satgas juga menyempatkan diri mengunjungi rumah warga dan membantu aktivitas keseharian masyarakat. Salah satunya dengan membantu Ibu Mariati, warga Desa Lhok Panah, mengupas pinang hasil kebun miliknya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Suasana penuh keakraban terlihat saat personel Satgas bersama warga duduk bersama sambil mengupas pinang. Aktivitas sederhana tersebut menjadi momen untuk membangun komunikasi dan mempererat hubungan emosional antara prajurit TNI dengan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ibu Mariati sendiri merupakan salah satu warga yang kebunnya berada di sekitar lokasi pengerjaan jalan pertanian yang saat ini tengah diperbaiki oleh Satgas TMMD ke 129 Kodim 0102/Pidie.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kehadiran personel Satgas di tengah aktivitas warga menjadi bukti bahwa pelaksanaan TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga berupaya membangun kedekatan dan kebersamaan dengan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Serka T. Efendi, personel Satgas TMMD ke&#45;129 Kodim 0102/Pidie, mengatakan bahwa interaksi langsung dengan masyarakat merupakan bagian penting dalam pelaksanaan TMMD.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami tidak hanya datang untuk membangun jalan dan infrastruktur, tetapi juga ingin membangun hubungan yang baik dengan masyarakat. Ketika ada waktu senggang, kami berusaha berbaur dan membantu warga dalam aktivitas sehari&#45;hari. Hal&#45;hal sederhana seperti ini justru dapat mempererat silaturahmi dan menciptakan hubungan emosional yang semakin kuat antara TNI dan rakyat,” ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, kehadiran Satgas TMMD ke 129 Kodim 01/2/Pidie di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa kedekatan dan kebersamaan. Dengan komunikasi yang terjalin secara langsung, berbagai aspirasi dan kebutuhan masyarakat juga dapat diketahui dengan lebih baik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami berharap masyarakat merasa bahwa TNI selalu hadir bersama mereka. Apa yang kami lakukan di sini bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun kebersamaan dan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” tambah Serka T. Efendi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Ibu Mariati mengaku senang dan terharu melihat personel Satgas TMMD yang bersedia meluangkan waktu membantu dirinya mengupas pinang dan berbaur dengan masyarakat setempat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Saya sangat senang dan berterima kasih kepada bapak&#45;bapak TNI. Mereka bukan hanya bekerja memperbaiki jalan, tetapi juga mau berbaur dengan kami masyarakat. Tadi mereka ikut membantu saya mengupas pinang. Kami merasa dekat dan senang dengan kehadiran bapak&#45;bapak TNI di desa kami,” ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kehadiran personel Satgas dalam aktivitas sederhana bersama warga menjadi gambaran nyata bahwa TMMD bukan sekadar program pembangunan fisik. Lebih dari itu, TMMD menjadi sarana memperkuat komunikasi sosial, membangun kedekatan emosional, serta menumbuhkan semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui pendekatan yang humanis dan interaksi langsung dengan warga, Satgas TMMD ke&#45;129 Kodim 0102/Pidie terus berupaya memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat, sebagai kekuatan penting dalam mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedesaan.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://populisnews.com/assets/berita/original/86734042174-img-20260727-wa0178.jpg"/><pubDate>Mon, 27 Jul 2026 18:26:15 +0700</pubDate><guid>https://populisnews.com/detail/3984/satgas-tmmd-ke129-kodim-0102pidie-bantu-warga-kupas-pinang-wujud-nyata-kemanunggalan-tni-dan-rakyat</guid></item></channel></rss>