Perkuat Soliditas di Penghujung Ramadan, Forum LSM Riau Bersatu Santuni Anak Yatim dan Bahas Isu Panas Riau

Ahad, 15 Maret 2026 | 06:47:23 WIB
Ketua Forum LSM Riau Bersatu Robert Hendrico memberikan santunan kepada dhuafa dan anak yatim.

Pekanbaru,populisnews.com - Di penghujung Ramadan 1447 Hijriah, Forum LSM Riau Bersatu menggelar kegiatan buka puasa bersama yang dirangkai dengan diskusi publik mengenai berbagai persoalan strategis di Provinsi Riau. Kegiatan yang berlangsung di Hotel Ibis Pekanbaru, Sabtu (14/3/2026) tersebut juga diisi dengan penyerahan santunan kepada anak yatim serta bantuan bagi masyarakat kurang mampu.

Kegiatan silaturahmi ini tidak sekadar menjadi ajang berbuka puasa bersama, namun juga menjadi ruang bertukar pikiran bagi para aktivis lembaga swadaya masyarakat yang tergabung dalam Forum LSM Riau Bersatu. 

Suasana diskusi yang mengupas isu penting yang berkembang di Riau.

Dalam diskusi tersebut, berbagai isu penting yang tengah berkembang di Riau menjadi bahan pembahasan, mulai dari persoalan kehutanan dan perkebunan hingga dinamika politik dan kebijakan pemerintah daerah.

Ketua Forum LSM Riau Bersatu, Robert Hendriko SH, mengatakan bahwa diskusi tersebut menjadi momentum bagi para aktivis untuk mengkaji berbagai kebijakan yang dinilai masih menyisakan persoalan di tengah masyarakat.

“Banyak hal yang kita diskusikan. Di antaranya kasus kehutanan dan perkebunan yang sampai saat ini masih mengambang penyelesaiannya. Kemudian persoalan di lembaga eksekutif yang masih terombang-ambing dalam kebijakan di setiap mata anggaran karena adanya pemotongan untuk memuluskan program MBG,” ujar Robert Hendriko.

Selain itu, lanjutnya, forum tersebut juga membahas dinamika politik yang sedang menjadi perhatian publik, termasuk terkait kepulangan Gubernur Riau Abdul Wahid ke Pekanbaru dalam rangka menjalani persidangan atas kasus yang menjeratnya.

Robert Hendrico SH

Menurut Robert, kegiatan tersebut memiliki tujuan utama untuk memperkuat soliditas antar anggota serta mendorong sikap kritis namun tetap objektif dalam menyikapi berbagai kebijakan pemerintah.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah memperkuat kekompakan antar anggota dan mengingatkan agar kita tidak mudah terprovokasi. Kita harus mampu menelaah setiap kebijakan, terutama yang tidak bersentuhan langsung dengan kepentingan rakyat,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa pejabat publik yang diberi amanah harus menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan berpihak kepada kepentingan masyarakat luas.

“Pejabat yang diberi tugas harus serius dan amanah. Instrumen hukum juga harus diperketat dan dijaga. Intinya bagaimana Riau ini bisa kuat, rakyatnya sejahtera, dan terus melahirkan program-program yang mampu mencerdaskan masyarakat,” tambahnya.

Dalam kegiatan tersebut, Forum LSM Riau Bersatu juga menunjukkan kepedulian sosial dengan memberikan santunan kepada 25 anak yatim. Anak-anak yang hadir tampak antusias menerima bantuan yang diberikan langsung oleh pengurus forum.

Santunan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan mereka, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri. Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa semangat berbagi merupakan bagian penting dari nilai-nilai Ramadan.

Tak hanya itu, Forum LSM Riau Bersatu juga memberikan bingkisan Lebaran kepada sejumlah anggota sebagai bentuk kebersamaan dan penghargaan atas kontribusi mereka dalam menjaga eksistensi organisasi.

Suasana hangat penuh kebersamaan terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Para peserta tidak hanya berbuka puasa bersama, tetapi juga berdiskusi secara terbuka mengenai masa depan Riau.

Menutup kegiatan tersebut, Robert Hendriko berharap forum ini dapat terus menjadi ruang konsolidasi bagi para aktivis sosial untuk menyuarakan kepentingan masyarakat.

“Melalui kebersamaan seperti ini, kita berharap Forum LSM Riau Bersatu tetap menjadi wadah yang kritis, independen, dan konsisten mengawal kebijakan agar tetap berpihak kepada rakyat,” tutupnya.(*)

Terkini