Musdalub III PJS Riau Tetapkan Rahman sebagai Ketua, DPP Dorong Konsolidasi Organisasi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:48:48 WIB
KSB DPD PJS Riau

Pekanbaru,populisnews.com - Rahman resmi terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Provinsi Riau periode 2026–2031 melalui Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) III yang digelar di Ruang Medium DPRD Riau, Sabtu (11/7/2026).

Mengusung tema "Memperkuat Konsolidasi, Membangun Kepemimpinan untuk Profesional, Independen dan Berintegritas", Musdalub ini dihadiri Ketua Umum DPP PJS Mahmud Marhaba, Ketua Bidang Humas Muhammad Yasir, Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan Wiwin Alfianti, Anggota Komisi III DPRD Riau H. Abdullah, Kasdam XIX/Tuanku Tambusai, Pembina PJS Kota Pekanbaru H. Mansyur, serta pengurus dan anggota PJS dari berbagai daerah di Riau.

Ketua Panitia Musdalub, Franseda Simanjuntak, SH mengatakan, Musdalub merupakan tindak lanjut dari amanat DPP PJS menyusul Ketua DPD PJS Riau sebelumnya, Yanto Budiman, yang berhalangan tetap karena kondisi kesehatan.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada ketua sebelumnya yang telah meletakkan pondasi organisasi PJS di Riau. Mari kita doakan semoga beliau segera diberikan kesehatan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum DPP PJS Mahmud Marhaba menjelaskan bahwa Musdalub merupakan amanat Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi.

"Musdalub ini harus dilaksanakan karena Ketua DPD sebelumnya mengundurkan diri akibat sakit. Ketika pimpinan berhalangan tetap, AD/ART mengamanatkan agar segera dilakukan Musdalub," kata Mahmud.

Ia menegaskan, Riau memiliki posisi strategis dalam perjalanan organisasi karena menjadi salah satu daerah embrio berdirinya PJS.

Saat ini PJS telah berkembang di 25 provinsi dengan jumlah anggota lebih dari 1.000 wartawan.

Mahmud juga menyampaikan bahwa fokus utama PJS adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia wartawan melalui pendidikan dan pelatihan jurnalistik serta pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

Selain itu, PJS juga berkomitmen memberikan pendampingan dan perlindungan kepada wartawan yang menghadapi berbagai bentuk intimidasi maupun diskriminasi saat menjalankan tugas jurnalistik.

"PJS ingin melahirkan wartawan yang kompeten, profesional, berintegritas, dan mampu bekerja secara independen tanpa intervensi dari pihak mana pun," tegasnya.

Mahmud menambahkan, dalam waktu dekat PJS akan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) III pada 21–24 Juli 2026 di Jakarta. Ia berharap kepengurusan baru PJS Riau dapat segera bekerja menjalankan seluruh program organisasi.

Musdalub secara resmi dibuka oleh Anggota Komisi III DPRD Riau, H. Abdullah.

Dalam sambutannya, ia menilai Musdalub menjadi momentum penting bagi perkembangan organisasi pers di Provinsi Riau.

Menurutnya, di tengah tantangan politik dan ekonomi nasional, media memiliki tanggung jawab besar sebagai kontrol sosial untuk mengawal kebijakan pemerintah, terutama dalam upaya memperkuat pendapatan asli daerah (PAD) dan menjaga tata kelola pemerintahan yang baik.

"Media tidak hanya hadir ketika situasi aman, tetapi juga harus menjadi pengawas ketika kondisi daerah sedang menghadapi berbagai tantangan. Karena itu, PJS harus terus menjaga profesionalisme dalam menjalankan tugas jurnalistik," ujarnya.

Usai pembukaan, Musdalub dilanjutkan dengan sidang yang dipimpin langsung Ketua Umum DPP PJS Mahmud Marhaba.

Agenda sidang meliputi pembahasan tata tertib, pencalonan, penyampaian visi dan misi calon ketua, penetapan hasil Musdalub, hingga penandatanganan berita acara.

Calon Tunggal

Berdasarkan tata tertib, Musdalub dinyatakan memenuhi kuorum karena dihadiri lebih dari 50 persen ditambah satu dari DPC yang dinyatakan sah. Dalam proses pencalonan, hanya Rahman yang menyatakan kesediaannya maju sebagai calon Ketua DPD PJS Riau.

Karena hanya terdapat satu calon, mekanisme pemungutan suara tidak dilakukan dan Rahman ditetapkan secara aklamasi sebagai Ketua DPD PJS Riau.

Dalam penyampaian visi dan misinya, Rahman menegaskan komitmennya menjadikan PJS Riau sebagai organisasi pers yang profesional, independen, berintegritas, serta memberi manfaat bagi masyarakat.

Ia memaparkan sejumlah program prioritas, di antaranya memperkuat solidaritas organisasi melalui komunikasi yang terbuka, meningkatkan kualitas SDM melalui UKW dan seminar berkelanjutan, membangun kemitraan yang harmonis dengan seluruh pemangku kepentingan, menciptakan peluang usaha bagi anggota, serta menjalankan organisasi secara akuntabel dan demokratis.

"Saya ingin menjadi pemimpin yang hadir di tengah anggota. Karena saya sadar, kemajuan sebuah organisasi bukan hanya ditentukan oleh ketua, tetapi oleh kerja sama seluruh anggota," tegas Rahman.

Musdalub ditutup dengan penyerahan berita acara kepada ketua terpilih.

Ketua Umum DPP PJS Mahmud Marhaba berharap Rahman segera menyusun kepengurusan baru dan menjalankan roda organisasi sesuai AD/ART PJS.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta Musdalub atas partisipasi dan kontribusi mereka sehingga seluruh rangkaian sidang dapat berlangsung tertib, lancar, dan demokratis.(*)

Terkini