Ribuan Warga Tumpah Ruah di Acara Penutupan Festival Budaya Kerinci 2025

Ribuan Warga Tumpah Ruah di Acara Penutupan Festival Budaya Kerinci 2025

KERINCI,Populisnews.com – Pesta seni dan tradisi terbesar di Bumi Sekepal Tanah Surga, Festival Budaya Kerinci (FBK) 2025, resmi ditutup pada Sabtu, 6 Desember 2025. Penutupan berlangsung meriah dan penuh kekhidmatan di lokasi ikonik Objek Wisata Danau Kerinci, dipimpin langsung oleh Bupati Kerinci, Monadi, S.Sos., M.Si.

Sejak dibuka pada 3 Desember, festival bertema “Balik Ku Dahin” (Kembali ke Masa Lalu) ini sukses menarik ribuan warga dan wisatawan. Empat hari penuh, kawasan Danau Kerinci berubah menjadi panggung megah yang memamerkan kekayaan warisan budaya masyarakat Kerinci.

Suasana penutupan terasa hangat dan penuh antusiasme. Ribuan masyarakat, tokoh adat, pelaku seni, hingga unsur pemerintah daerah memadati lokasi acara untuk menyaksikan rangkaian pertunjukan seni dan adat yang memukau.

Dalam sambutannya, Bupati Monadi menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang terlibat.

“Festival ini adalah bukti komitmen kita untuk mengenang, merawat, dan melestarikan warisan budaya Kerinci. Tema ‘Balik Ku Dahin’ mengingatkan kita pada jati diri dan akar tradisi kita. Keberhasilan festival ini adalah keberhasilan seluruh masyarakat Kerinci,” ujar Bupati.

Selama empat hari penyelenggaraan, FBK 2025 menghadirkan berbagai atraksi budaya yang memukau, di antaranya:

Pameran Budaya: Artefak bersejarah, kerajinan tangan, dan benda adat khas Kerinci.

Pertunjukan Seni: Tarian tradisional, musik daerah, dan drama rakyat.

Atraksi Tradisional: Beragam lomba dan permainan berbasis kearifan lokal.

Kuliner Khas: Hidangan otentik Kerinci yang memanjakan selera pengunjung.

Kesuksesan festival tak hanya pada kemeriahan visual, tetapi juga pada nilai esensialnya: penguatan identitas budaya dan promosi pariwisata daerah. Bupati Monadi berharap momentum ini dapat menjadi pijakan untuk semakin memajukan pariwisata Kerinci serta menumbuhkan kebanggaan terhadap warisan leluhur.

Penutupan Festival Budaya Kerinci 2025 diakhiri dengan doa dan harapan agar semangat “Balik Ku Dahin” terus hidup dalam keseharian masyarakat—menjaga budaya Kerinci tetap lestari bagi generasi mendatang. (Yudi)

Berita Lainnya

Index