Nur Rahma Gunama Resmi Nahkodai KAMMI Komisariat Pelalawan Masa Jihad 2026–2027

Nur Rahma Gunama Resmi Nahkodai KAMMI Komisariat Pelalawan Masa Jihad 2026–2027
Ketua Umum KAMMI Komisariat Pelalawan Masa Jihad 2026–2027 Nur Rahma Gunama bersama Demisioner KAMMI Pelalawan Wahyu Widodo usai pemilihan ketua terpilih

PELALAWAN (Populisnews)— Keluarga besar Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Komisariat Pelalawan resmi menetapkan Nur Rahma Gunama sebagai Ketua Umum KAMMI Komisariat Pelalawan Masa Jihad 2026–2027. Penetapan ini berlangsung bertepatan dengan 7 Sya’ban 1447 Hijriyah, momentum yang sarat makna spiritual dalam perjalanan kaderisasi KAMMI.

Terpilihnya Nur Rahma Gunama menjadi tonggak baru bagi KAMMI Pelalawan untuk melanjutkan estafet perjuangan dakwah, intelektual, dan sosial-politik mahasiswa Islam di daerah. Amanah ini lahir dari proses musyawarah yang demokratis dan penuh nilai ukhuwah, mencerminkan semangat syura yang menjadi ruh organisasi.

Demisioner Ketua Umum KAMMI Komisariat Pelalawan Masa Jihad 2024–2025, Wahyu Widodo, S.P, turut menyampaikan ucapan selamat dan harapan besar atas terpilihnya suksesornya di tubuh organisasi pergerakan mahasiswa ekstra kampus di Kabupaten Pelalawan ini.

“Saya mengucapkan selamat dan sukses kepada saudari Nur Rahma Gunama atas amanah sebagai Ketua Umum KAMMI Komisariat Pelalawan Masa Jihad 2026–2027. Ini bukan sekadar jabatan, tetapi tanggung jawab perjuangan. Saya yakin di bawah kepemimpinan beliau, KAMMI Pelalawan akan semakin progresif, berani, dan tetap istiqamah di jalan  dakwah,” ujar Wahyu Widodo, S.P.

Ia juga menegaskan pentingnya menjaga kesinambungan gerakan dan solidaritas kader lintas generasi demi memperkuat marwah organisasi.

"Marwah organisasi menjadi harga mati dalam perjuangan gerakan yang berkesinambungan"harapnya

Dalam pernyataan perdananya, Nur Rahma Gunama menegaskan bahwa kepemimpinannya akan berlandaskan nilai iman, ilmu, dan amal, serta memperkuat peran KAMMI sebagai kekuatan moral dan intelektual mahasiswa di Kabupaten Pelalawan.

“KAMMI harus hadir bukan hanya sebagai organisasi kader, tetapi juga sebagai lokomotif perubahan sosial. Masa Jihad 2026–2027 adalah fase konsolidasi nilai, penguatan kader, dan keberanian bersikap terhadap ketidakadilan,” tegasnya.

Orasi Politik Pasca Terpilih: KAMMI sebagai Penjaga Nurani Daerah

Mahasiswa Studi Pendidikan Institut teknologi perkebunan Pelalawan Indonesia (ITP2I) ini menegaskan sikap politik KAMMI Pelalawan sebagai kekuatan moral independen yang berpihak kepada rakyat dan nilai keadilan.

“KAMMI tidak boleh menjadi penonton di tengah problematika daerah. Ketika ketimpangan sosial, kerusakan lingkungan, dan pengabaian hak masyarakat terus terjadi, maka diam adalah bentuk pengkhianatan terhadap nilai perjuangan,” serunya.

Ia menekankan bahwa KAMMI Pelalawan akan terus mengawal kebijakan publik daerah agar berpihak pada keadilan sosial dan keberlanjutan lingkungan selain itu KAMMi harus menjadi mitra kritis pemerintah, bukan oposisi buta, namun juga bukan pembenaran kekuasaan. Kemudian dengan yang kalah pentingnya membangun kesadaran politik mahasiswa yang beretika, berlandaskan Islam, dan berorientasi pada kemaslahatan umat.

“KAMMI akan tetap tegak sebagai penjaga nurani daerah. Kami berpihak kepada rakyat, bukan kepada kekuasaan. Loyalitas kami hanya satu: pada nilai kebenaran dan keadilan,” tutupnya dengan penuh semangat.

Dengan terpilihnya Nur Rahma Gunama, KAMMI Komisariat Pelalawan diharapkan semakin kokoh sebagai organisasi kader perjuangan, yang konsisten melahirkan pemimpin muda berintegritas, kritis, dan berkomitmen pada perubahan.***

Kontribusi berita : Fajar Nugraha

Berita Lainnya

Index