Pidie – Pembangunan fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) di Dayah Balul Ula Al-Munawarah, Desa Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, terus dikebut oleh Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0102/Pidie.
Demi memastikan proses pembangunan berjalan lancar, personel Satgas TMMD terus mendorong dan menyiapkan material pasir yang dibutuhkan di lokasi pembangunan MCK, Selasa (28/07/2026).
Para prajurit terus bekerja penuh semangat untuk memastikan kebutuhan material di lokasi pembangunan tetap tersedia. Material pasir yang didorong menuju lokasi menjadi bagian penting dari rangkaian pekerjaan yang terus dilakukan Satgas untuk mengejar target penyelesaian sasaran fisik TMMD.
Bagi personel Satgas, memastikan ketersediaan material di lokasi merupakan bagian dari tanggung jawab untuk menjaga proses pembangunan agar terus berjalan. Setiap material yang tersedia berarti satu langkah lebih dekat menuju selesainya fasilitas yang nantinya dapat dimanfaatkan oleh para santri dan masyarakat.
Dansatgas TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie, Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., mengatakan bahwa seluruh personel Satgas terus berupaya mempercepat setiap sasaran fisik yang telah ditetapkan, termasuk pembangunan MCK di lingkungan Dayah Balul Ula Al-Munawarah.
"Kami terus mendorong personel untuk bekerja maksimal dan memastikan seluruh kebutuhan material di lapangan dapat terpenuhi. Harapannya, proses pembangunan MCK ini dapat berjalan lancar dan selesai sesuai dengan target waktu yang telah ditentukan, sehingga segera dapat dimanfaatkan oleh para santri dan masyarakat," ujar Dansatgas.
Pembangunan MCK tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian TNI terhadap kebutuhan dasar masyarakat di wilayah pedesaan. Fasilitas sanitasi yang layak sangat penting dalam mendukung kebersihan dan kesehatan lingkungan, terlebih bagi lembaga pendidikan keagamaan yang setiap hari menjadi tempat beraktivitas para santri.
Kehadiran Satgas TMMD di Dayah Balul Ula Al-Munawarah tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga membawa semangat gotong royong dan kepedulian. Para prajurit turun langsung, bekerja bersama dan memastikan setiap proses pembangunan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Setiap dorongan material pasir yang dilakukan para prajurit mungkin terlihat sederhana. Namun, dari pekerjaan sederhana itulah sebuah bangunan perlahan berdiri, sebuah fasilitas mulai terwujud, dan sebuah harapan masyarakat mulai menemukan bentuknya.
Inilah wajah pengabdian TNI melalui TMMD. Tidak mengenal lelah, tidak menunggu pekerjaan menjadi mudah, dan tidak berhenti hanya karena menghadapi berbagai tantangan.
Para prajurit terus bergerak, karena di balik pembangunan MCK tersebut ada kebutuhan masyarakat yang harus dijawab.
Melalui TMMD ke-129, TNI bersama pemerintah terus berupaya menghadirkan pembangunan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat.
Sebab, bagi Satgas TMMD, setiap material yang dipindahkan, setiap tenaga yang dicurahkan, dan setiap keringat yang jatuh di lokasi pembangunan adalah bagian dari pengabdian untuk negeri.
Dari Desa Lhok Panah, pembangunan terus bergerak. Dari tangan para prajurit, harapan perlahan diwujudkan. Dan dari sinilah semangat TMMD untuk membangun negeri dari desa terus digaungkan.

