Pidie – Komitmen TNI dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan fasilitas sanitasi terus diwujudkan. Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0102/Pidie saat ini tengah mempercepat pembangunan Mandi, Cuci, Kakus (MCK) di Kompleks Dayah Istiqamatuddin Babul Ma'rif Darul Mukhlisin, Desa Blang Cot, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie. Hingga saat ini, progres pengerjaan telah mencapai 65 persen, Jumat (7/8/2026).
Pembangunan MCK tersebut merupakan salah satu sasaran fisik TMMD yang bertujuan menghadirkan akses sanitasi yang layak, bersih, dan sehat bagi para santri maupun masyarakat sekitar. Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan sekaligus mendukung penerapan pola hidup bersih dan sehat.
Di lapangan, pekerjaan telah memasuki tahap penyelesaian struktur utama bangunan. Progres meliputi rampungnya pekerjaan pondasi, dinding, plester, pemasangan rangka dan atap. Saat ini personel Satgas TMMD bersama masyarakat terus mempercepat pengerjaan lantai, perapian dinding, pemasangan kusen dan pintu, serta persiapan instalasi sanitasi agar pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu dengan kualitas terbaik.
Dansatgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0102/Pidie, Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., mengatakan bahwa pembangunan fasilitas sanitasi merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan infrastruktur dasar yang sehat dan layak.
"Penyediaan MCK yang layak merupakan kebutuhan mendasar masyarakat. Melalui Program TMMD, kami ingin memastikan masyarakat, khususnya para santri di Dayah Istiqamatuddin Babul Ma'rif Darul Mukhlisin, memiliki fasilitas sanitasi yang bersih, sehat, dan nyaman sehingga dapat menunjang kualitas hidup serta mencegah timbulnya berbagai penyakit akibat sanitasi yang kurang memadai," ujarnya.
Lebih lanjut, Dansatgas menjelaskan bahwa pembangunan MCK di Desa Blang Cot merupakan bagian dari sasaran fisik TMMD yang lebih luas.
"Pembangunan MCK ini merupakan bagian dari sasaran fisik TMMD Reguler ke-129 Kodim 0102/Pidie. Secara keseluruhan, kami membangun lima unit MCK yang terintegrasi dengan lima titik sumur bor di lokasi-lokasi yang membutuhkan akses air bersih. Program ini menjadi wujud komitmen TNI AD dalam membantu pemerintah meningkatkan kualitas sanitasi dan kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan," jelasnya.
Ia menegaskan, seluruh sasaran fisik TMMD tidak hanya mengejar target penyelesaian, tetapi juga mengedepankan kualitas konstruksi agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
"Dengan progres pembangunan MCK yang telah mencapai 65 persen, kami optimistis seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai jadwal. Fasilitas ini nantinya diharapkan menjadi sarana penunjang aktivitas sehari-hari sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat," tambahnya.
Mengakhiri keterangannya, Letkol Inf Abdul Hadi berharap seluruh hasil pembangunan TMMD dapat memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat.
"Kami berharap keberadaan lima unit MCK dan lima titik sumur bor ini tidak hanya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat akan air bersih dan sanitasi yang layak, tetapi juga mampu menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pola hidup bersih dan sehat. Inilah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, menghadirkan pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan," pungkas Dansatgas.
Semangat gotong royong yang terjalin antara personel Satgas TMMD dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam setiap tahapan pembangunan. Sinergi tersebut mencerminkan kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam menghadirkan pembangunan yang tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga meningkatkan kualitas kesehatan, kesejahteraan, dan taraf hidup masyarakat. Melalui Program TMMD Reguler ke-129, Kodim 0102/Pidie terus membuktikan bahwa pembangunan dari desa adalah fondasi penting menuju Indonesia yang lebih maju dan sejahtera.

