Pangkalan Kerinci (Populisnews.com)– Senyum ceria menghiasi wajah anak-anak di Z-Park Pangkalan Kerinci Skyland, Rabu (12/8/2026). Hari itu bukan sekadar perayaan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42, tetapi menjadi momen ketika 30 anak Pelalawan menerima perlengkapan sekolah berupa tas, pensil buku dan lainnya, serta sekaligus mendapatkan kesempatan bermain gratis di wahana Z-Park.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Pelalawan Cerdas, hasil kolaborasi Komnas Perlindungan Anak (PA) Kabupaten Pelalawan, Baznas Kabupaten Pelalawan dan Z-Park Pangkalan Kerinci Skyland.
Mengusung tema HAN ke-42, “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan,” kegiatan ini menghadirkan pesan sederhana namun kuat, anak-anak tidak hanya membutuhkan buku, tas dan perlengkapan sekolah, tetapi juga membutuhkan perhatian, kasih sayang serta ruang untuk bermain dan tumbuh bahagia.
Usai menerima bantuan perlengkapan sekolah, anak-anak diajak menikmati wahana Z-Park secara gratis. Keceriaan pun pecah. Bagi sebagian anak, kesempatan bermain tersebut mungkin terlihat sederhana, namun justru menjadi hadiah yang membuat peringatan Hari Anak Nasional terasa lebih bermakna.
Kegiatan tersebut dihadiri Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Pelalawan H. Zulkifli, S.Ag., M.Si., Ketua Komnas PA Kabupaten Pelalawan Erik Suhenra, S.I.Kom., Ketua Baznas Kabupaten Pelalawan H. Karmani, S.Pd.I., M.H., Camat Pangkalan Kerinci Junaidi, S.Pd., M.Si., Manager Z-Park Pangkalan Kerinci Skyland Rahmat Basuki, perwakilan BUMD Erman, Humas Bank Dana Amanah Hanafi, tokoh agama serta Tim Pendamping Siaga.
Turut hadir jajaran pengurus Komnas PA Kabupaten Pelalawan, di antaranya Sekretaris Mahyudi, S.H., Wakil Ketua Bidang Advokasi Hukum Chandra Yoga Adiyanto, S.H., M.H., anggota Rifandi, S.H., M.H., serta Wakil Ketua Bidang Komunikasi dan Publikasi Amri Koto.
Rangkaian kegiatan diawali dengan doa yang dipimpin Ustadz Wandi Syaputra. Setelah itu, satu per satu paket perlengkapan sekolah diserahkan kepada 30 anak penerima mbantuan Namun, kegiatan tidak berhenti pada penyerahan bantuan.
Anak-anak kemudian mendapatkan kesempatan menikmati wahana Z-Park secara gratis. Suasana berubah menjadi penuh kegembiraan ketika mereka bermain, tertawa dan menikmati momen bersama.
Ketua Komnas PA Kabupaten Pelalawan Erik Suhenra mengatakan, Program Pelalawan Cerdas merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap anak-anak yang membutuhkan dukungan, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pendidikan.
Menurutnya, Komnas PA bersama Baznas berkomitmen untuk terus hadir membantu anak-anak yang menghadapi berbagai persoalan, baik sosial, ekonomi maupun persoalan hukum.
“Komnas Perlindungan Anak bersama Baznas saling bahu-membahu membantu anak-anak kita. Kalau ada kekurangan atau permasalahan yang dihadapi anak, jangan pernah mengeluh dan jangan takut untuk menyampaikannya. Insyaallah selalu ada jalan untuk membantu,” ujar Erik.
Ia menyadari bantuan yang diberikan mungkin belum mampu menjawab seluruh kebutuhan anak. Namun, ada pesan yang jauh lebih penting yang ingin disampaikan melalui kegiatan tersebut.
Anak-anak yang membutuhkan tidak boleh merasa sendirian dalam memperjuangkan pendidikan dan masa depannya.
“Yang kita utamakan adalah anak-anak yang memang membutuhkan. Mungkin bantuan ini tidak seberapa, tetapi kami berharap dapat bermanfaat dan menambah semangat anak-anak untuk terus bersekolah serta meraih masa depan,” katanya.
Erik menegaskan, perlindungan dan pemenuhan hak anak bukan tanggung jawab satu pihak saja. Pemerintah, keluarga, masyarakat, lembaga sosial, lembaga zakat hingga dunia usaha harus bergandengan tangan memastikan setiap anak mendapatkan haknya.
Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Pelalawan H. Karmani menekankan pentingnya membangun kepedulian terhadap anak melalui kasih sayang dan perhatian.
Menurutnya, membahagiakan anak bukan hanya tentang memberikan bantuan materi. Anak juga membutuhkan komunikasi, penghargaan dan rasa dicintai di dalam keluarga.
“Biasakan anak-anak kita dipuji dan dihargai. Jangan hanya melihat kekurangannya. Anak membutuhkan kasih sayang dan perhatian dari orang tua,” pesannya.
Ia juga mendorong agar bantuan kepada anak penerima manfaat ke depan dapat diberikan sesuai kebutuhan masing-masing, termasuk dukungan transportasi, uang saku maupun kebutuhan dasar lainnya.
“Jangan hanya barang-barang saja. Kalau memang ada anak yang membutuhkan dukungan untuk kebutuhan lainnya, mari kita kondisikan bersama. Mereka juga memiliki hak untuk mendapatkan perhatian,” tuturnya.
Mewakili Pemerintah Kabupaten Pelalawan, H. Zulkifli mengapresiasi kolaborasi yang dibangun Komnas PA, Baznas dan Z-Park. Ia mengingatkan bahwa pendidikan anak tidak hanya berlangsung di ruang kelas. Keluarga dan lingkungan masyarakat memiliki peran besar dalam membentuk karakter serta masa depan anak.
“Pendidikan itu bukan hanya formal di sekolah. Ada pendidikan di masyarakat dan yang paling utama juga pendidikan dalam rumah tangga. Karena itu, mari kita perhatikan anak-anak kita,” ujarnya.
Ia memberikan perhatian khusus terhadap anak yatim dan anak-anak dari keluarga kurang mampu.
“Jangan sampai ada anak yatim yang tidak sekolah. Jangan sampai ada anak yang berada di sekitar kita tetapi tidak mendapatkan perhatian. Mari kita pastikan mereka tetap mendapatkan pendidikan dan kesempatan untuk meraih masa depan,” tegasnya.
Menurutnya, kepedulian terhadap anak harus terus dirawat dan diperluas melalui kolaborasi berbagai pihak.
Manager Z-Park Pangkalan Kerinci Skyland Rahmat Basuki mengatakan pihaknya mendukung kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada anak-anak.
Menurutnya, keterlibatan Z-Park tidak hanya sebatas menyediakan tempat kegiatan, tetapi juga memberikan ruang bagi anak-anak untuk menikmati suasana bermain yang menyenangkan.
“Kami mendukung kegiatan yang berkaitan dengan kepedulian terhadap anak. Mudah-mudahan kolaborasi seperti ini dapat terus dilakukan sehingga semakin banyak anak yang mendapatkan perhatian dan dukungan,” ujar Rahmat.
Kesempatan bermain gratis menjadi bagian menarik dari kegiatan tersebut. Di tengah rutinitas sekolah dan kehidupan keluarga, anak-anak mendapatkan ruang untuk tertawa, bermain dan menikmati masa kanak-kanak mereka.
Penyerahan 30 paket perlengkapan sekolah di HAN ke-42 Kabupaten Pelalawan akhirnya bukan sekadar agenda seremonial. Ada tas yang akan dibawa ke sekolah. Ada perlengkapan belajar yang akan menemani perjuangan mereka. Dan ada senyum yang tercipta ketika anak-anak diberi kesempatan bermain tanpa harus memikirkan keterbatasan.
Di balik setiap bantuan, tersimpan harapan agar anak-anak Pelalawan tetap bersekolah, tetap percaya diri dan berani menggantungkan cita-cita setinggi mungkin.
Semangat “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan” pun diharapkan tidak berhenti ketika perayaan HAN berakhir. Sebab melindungi anak bukan pekerjaan sehari, dan membangun masa depan bukan tugas satu lembaga.
Hari ini memberikan perlengkapan sekolah. Hari ini pula memberikan kebahagiaan. Tetapi yang sedang dibangun sebenarnya adalah harapan untuk masa depan Pelalawan. Karena membantu satu anak hari ini berarti ikut menyiapkan satu generasi untuk masa depan.***

